Iklan Ali Prakosa

Pemkab Mojokerto Akan Luncurkan Layanan Panggilan Darurat

Lenteramojokerto.com, Mojokerto – Pemerintah Kabupaten (pemkab) Mojokerto akan segera luncurkan lanyanan panggilan darurat Call Center 112. Program yang ditangani Dinas Komunikasi dan Informatika (diskominfo) setempat ini sebagai upaya tingkatkan pelayanan publik.

Rencana peluncuran layanan Call Center 112 milik Pemkab Mojokerto ini disampaikan Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dalam Focus Group Discussion (FGD) terkait aktivasi layanan panggilan darurat Call Center 112, Rabu (19/1/2022) pagi di Ruang Satya Bina Karya (SBK) Pemerintah Kabupaten Mojokerto.

Ikfina, Call Center, Layanan Darurat, Panggilan Darurat,
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dalam sambutannya mengajak berbagai pihak yang terlibat agar bisa mendukung Call Center 112 ini agar kedepannya bisa berjalan dengan baik dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terutama dalam hal kegawatdaruratan.

“Ada 83 kabupaten dan kota di Indonesia yang telah melaunching layanan Call Center 112, dan Kabupaten Mojokerto mari berupaya untuk menjadi yang ke-84 dalam meluncurkan layanan Call Center 112 dan dapat mempersempit tindak kejahatan di Kabupaten Mojokerto,” tuturnya.

BACA JUGA :  Disporapar Blak-blakan Anggaran Majafest 2022, Ini Realisasinya

Layanan panggilan darurat Call Center 112 ini, lanjut Ikfina, membutuhkan komitmen bersama dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi terkait untuk merespons setiap laporan yang masuk, agar aduan atau laporan dari masyarakat segera ditangani dan diselesaikan demi mewujudkan pelayanan publik lebih baik lagi di masa yang akan datang.

BeritaLainnya

“Saya berharap dengan adanya layanan Call Center 112 tidak ada lagi kejadian kecelakaan sulit mencari ambulan atau tidak ada dokter jaga dan lain-lain, karena adanya Call Center 112 ini, sistem menjadi lebih tertata dan terjadwal dengan rapi,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko menyampaikan, dengan adanya layanan Call Center 112 ini diharapkan masyarakat akan diberi wadah dan kesempatan untuk melaporkan kejadian darurat, misalnya terkait rasa takut masyarakat. Sehingga layanan ini harus dibangun dan didukung penuh untuk meningkatkan pelayanan masyarakat.

BACA JUGA :  Tahun 2022, Produksi Jagung di Mojokerto Meningkat

“Dari waktu-kewaktu, akan kita evaluasi dan monitoring terus secara bersama-sama. Jadi nanti terkait kurang lebihnya layanan Call Center 112 ini bisa segera kita tindaklanjuti,” tukasnya.

Dalam FGD ini, turut didatangi Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko serta verifikator dari Kementerian Kominfo RI.

Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga serta instansi yang memiliki tugas dan fungsi kedaduratan, seperti Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol-PP, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Perhubungan (DPRKP2), Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2), Rumah Sakit Daerah, PLN dan Palang Merah Indonesia (PMI) juga hadir dalam acara tersebut. (DIY)

BeritaTerkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkini



Add New Playlist