Iklan Ali Prakosa

Pemkab Mojokerto Kembali Sabet Penghargaan Opini WTP

Mojokerto, Lenteramojokerto.com – Pemkab Mojokerto kembali menyabet penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi dari Kementrian Keuangan (Kemenku) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020.

Penghargaan diumumkan secara virtual oleh Kemenku RI pada, Selasa (14/9/2021) pada acara Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2021 yang mengangkat tema “Bangkitkan Ekonomi Pulihkan Negeri Bersama Menghadapi Pandemi Covid-19”.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Menteri Keuangan RI,  Sri Mulyani sekaligus melaunching buku perpusatakaan digital berjudul “Mengawal Akuntabilitas Penanganan Pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Tahun 2020”.

Dalam arahannya, Sri Mulyani menghimbau agar  pimpinan tinggi lembaga dan pimpinan daerah senantiasa  menjaga akuntabilitas dan transparansi sistem keuangan yang sedang dijalankan.

“Meskipun dalam situasi tidak biasa dan menantang yakni pandemi Covid-19, kita harus menjaga kepercayaan publik terkait pengelolaan keuangan. Semoga kerja kita dalam mengelola keuangan selalu berjalan baik,” kata Sri Mulyani.

Perlu diketahui, penghargaan opini WTP bukanlah yang pertama kali diraih Pemkab Mojokerto. Sebelumnya, pada tahun anggaran 2019 lalu opini WTP juga telah dikantongi Pemkab Mojokerto.  WTP tahun anggaran 2020 yang diterima merupakan prestasi tujuh kali berturut-turut yang berhasil dipertahankan.

BACA JUGA :  Usai Diresmikan, Patung Garuda di Trowulan Malah Ditutup

WTP merupakan bentuk dari kesesuaian laporan keuangan yang telah dilaksanakan sesuai dengan standard akuntansi pemerintahan, efektivitas sistem pengendalian intern, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Pemkab Mojokerto, Mojokerto, Penghargaan, WTP

WTP sendiri merupakan sebuah sarana yang mampu menggambarkan kondisi sebuah daerah yang telah menerapkan transparansi, dan good governance. Selanjutnya, informasi yang diolah dan disajikan dalam laporan yang menghasilkan predikat WTP, bisa dijadikan alat atau instrumen pengambilan sebuah keputusan strategis.

Apabila didapati beberapa temuan signifikan, harus diperhatikan oleh semua Pemerintah Daerah. Meski tidak memberikan pengaruh terhadap kewajaran laporan, temuan tersebut selanjutnya menjadi rekomendasi yang harus diperhatikan dan ditindaklanjuti.

BeritaLainnya

Adapun di antaranya adalah pengelolaan dan penatausahaan aset tetap, yang dinilai belum memadai. Begitupun dengan penatausahaan PBB P-2 dan kebijakan akuntansi, penatausahaan persediaan atas bantuan Covid-19 tahun anggaran 2020, serta ada kemahalan harga pengadaan barang penanganan Covid-19 dari Belanja Tak Terduga (BTT).

Adapun di antaranya adalah pengelolaan dan penatausahaan aset tetap, yang dinilai belum memadai. Begitupun dengan penatausahaan PBB P-2 dan kebijakan akuntansi, penatausahaan persediaan atas bantuan Covid-19 tahun anggaran 2020, serta ada kemahalan harga pengadaan barang penanganan Covid-19 dari Belanja Tak Terduga (BTT).

BACA JUGA :  Disebut Tabrak LP2B, DPUPR dan DPMPTSP Bungkam Terkait IMB Amanatul Ummah

Secara lengkap, opini WTP merupakan pernyataan profesional pemeriksa tentang kewajaran penyajian laporan keuangan, bukan merupakan jaminan tidak adanya fraud atau tindakan kecurangan lainnya. Namun jika ditemui, pemeriksa tetap mengungkapkannya dalam laporan.

Sementara laporan keuangan harus memenuhi tujuh unsur penting, antara lain Laporan Realisasi Anggaran, Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, Laporan Arus Kas, dan catatan atas laporan keuangan. Serta harus sesuai dengan Standar Administrasi Pemerintahan (SAP), Sistem Pengendali Intern (SPI), kepatuahan pada perundang-undangan, dan kecukupan informasi.

Selain itu, hal mendasar dari WTP adalah kewajaran, artinya wajar dalam hal materialistis baik kuantitatif maupun kualitatif. WTP merupakan yang teratas dari tingkatan LKPD, yang diikuti predikat WDP (Wajar Dengan Pengecualian), Tidak Wajar, dan Disclaimer. (diy)

 

BeritaTerkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkini



Add New Playlist