Politik

Ditengah Musim Refocusing, Bupati Mojokerto Anggarkan 5 M untuk Belanja 299 Kendaraan Dinas Kades

×

Ditengah Musim Refocusing, Bupati Mojokerto Anggarkan 5 M untuk Belanja 299 Kendaraan Dinas Kades

Sebarkan artikel ini
bupati mojokerto, ikfina, kendaraan dinas, sepeda motor, 5 m, sekda, sekdakab, sekda kabupaten mojokerto
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati
bupati mojokerto, ikfina, kendaraan dinas, sepeda motor, 5 m
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati

Mojokerto, Lenteramojokerto.com – Ditengah musim penghematan dan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, nampaknya tak menyurutkan niat Bupati Mojokerto untuk belanja kendaraan dinas Kepala Desa Di Kabupaten Mojokerto. Pengadaan kendaraan dinas berupa sepeda motor sebanyak 299  unit tersebut, rencananya akan menyerap sekitar Rp. 5 miliar dana ABPD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati menjelaskan, pengadaan ratusan speda motor tersebut ia nilai sangat urgent untuk menunjang sarana prasarana perangkat desa terlebih dalam hal melayani masyarakat ditengah kondisi pamdemi.pengadaan ini juga untuk mendukung program Desa Mojo Tangguh dalam pencegahan maupun pembinaan masyarakat terkait pengendalian Pandemi Covid-19.

“Kendaraan-kendaraan dinas ini nantinya menunjang posko desa terkait dengan Desa Mojo Tangguh dalam pengendalian Pandemi Covid-19,” jelasnya.

Selain itu, banyaknya motor dinas kades yang sudah rusak menjadi pertimbangan untuk pengadaan kendaraan dinas tersebut.

Ia juga menilai, pengadaan kendaraan dinas tersubut sebagai penunjang  program pemerintah dalam jangka panjang. Seperti pembentukan tim Satgas Desa di tiap desa. Sebagai pengawasnya ada eselon II dan eselon III sebagai pelaksana pendamping desa. Hal ini sekaligus sebagai upaya mengantisipasi terjadinya gelombang persebaran Covid-19 di kabupaten dengan 18 kecamatan ini.

’Karena pesan dari petinggi-petinggi negara, diminta siap-siap dengan gelombang Covid-19 berikutnya. Menurut kami, pengadaan kendaraan dinsa untuk kepala desa sebenarnya tidak buang-buang uang,’’ papar Ikfina

Diharapkan dengan adanya kendaraan dinas tersebut, dapat dimanfaatkan untuk Sarpras pendukung Tracing sekaligus pembinaan Prokes bagi masyarakat. Sebab, lanjut Ikfina, pengendalian Covid-19 terutama Tracing akan lebih maksimal jika ada kolaborasi antara Pemdes setempat dengan Pemerintah Daerah.

“Ada potensi lain yang bisa kita gunakan dan saya kira ini sudah menjadi hak-nya dari kepala desa,” tegasnya.

Rencananya, pengadaan sepeda motor bagi 299 kepala desa yang tersebar di 18 Kecamatan Di Kabupaten Mojokerto bakal direalisasikan pada September mendatang. (diy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *