Iklan Ali Prakosa

Warga Bangun Mencari Kejelasan Tanah Gogol Ke Kantor BPN Mojokerto

Lenteramojokerto.com, MOJOKERTO – Puluhan warga Desa Bangun, Kecamatan Pungging, geruduk kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Mojokerto, Selasa (11/1/2022). Mereka menanyakan kejelasan tanah pemindahan tanah gogol.

Keresahan warga terkait status pemindahan tanah Gogol ini bermula saat mengetahui jika buku kretek desa hilang. Hal ini membuat sejumlah tim warga Gogol mendatangi BPN untuk menanyakan bukti fisik pemindahan tanah tersebut.

Namun, BPN mengaku jika pihaknya tidak memiliki data pemindahan tanah tersebut. “Keterangan dari BPN mereka tidak memiliki data buku kretek, yang punya pemerintah desa,” ucap Ketua Tim warga gogol, Nur Khomari saat diwawancara wartawan di depan Kantor BPN Kabupaten Mojokerto.

Lebih lanjut, Khomari memaparkan dalam pendataan maupun pembuatan sertifikat, BPN merujuk data yang ada di Desa.

“Sehingga data yang valid ya adanya di Desa,” paparnya.

Warga Bangun, Tanah Gogol, Pungging, Mojokerto
Puluhan warga bangun saat menunggu perwakilan tim warga gogol bermediasi di Kantor BPN Kabupten Mojokerto

Khomari juga menyayangkan sikap dari pemerintah desa yang mengaku tidak tau terkait pemindahan tanah ini.

BACA JUGA :  Geger! Sosok Mayat Ditemukan Tengkurap di Area Sawah Kutorejo

“Tidak boleh kades maupu kades kalau ditanya jawabnya tidak tau, ini yang membuat waega bergejolak,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris tim warga Gogol Mashuri mejelaskan, saat ini warga tidak mengetahui tanah pindahan ini seluas 8 hektar tersebut.
“Kurang lebih luasnya 8 hektar, yang dijual 23.500 meter,” ucap Kuri.

BeritaLainnya

“Bentuknya saat ini juga tidak tahu, mungkin sawah. Letaknya tidak persis soalnya tidak ada nomer leter-c adanya luas saja,” paparnya.

Selepas dari BPN, tim warga Gogol berencana menggelar mediasi kembali dengan perangkat desa. Adapun rencana membuat pelaporan ke pihak kepolisian, Mashuri masih belum bisa memstikan.
“Soalnya tanah tersebut milik warga gogol yang berjumlah 57 orang. Kita harus melakukan rembuk dahulu,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Diduga Tabrak Perda RTRW, Satpol PP Tidak Bisa Tindak Amanatul Ummah

Sebelumnya, puluhan warga gogol sempat geruduk kantor desa desa Bangun, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto untu pertanyakan buku kretek desa yang hilang.

Puluhan warga memenuhi Balai Desa Bangun pada Rabu (29/12/2021) sejak siang hari. Dalam kegiatan ini, turut dihadiri oleh kepala desa bangun, mantan kades bangun dan beperapa perangkat desa.

Ketua Tim warga gogol, Nur Khomari mengatakan buku kretek desa bangun sudah hilang karena diabawa H. Marsuto mantan kades Bangun.
“Terus bukunya (kretek) itu tidak ditemukan lagi, harusnya kalau diketahui hilang kan buat laporan kehilangan,” ucapnya.

Sementara itu, mantan kepala lurah desa Bangun, Moch Ikhsan mengatakan bahwa buku kretek yang hilang lantaran dibawa kepala desa sebelumnya. Dia mengaku hanya memiliki salinan Foto Copy buku kretek tersebut.

“Dibawa Haji Marsuto, setelah itu entah kemana. Saya hanya punya foto copy saja,” jawabnya. (Diy)

BeritaTerkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkini



Add New Playlist