Iklan Ali Prakosa

Ternyata, Pemilik Warkop di Pungging Melakukan Ritual Mantab-Mantab Dengan Gadis Belia Disaksikan Istrinya

Lenteramojokerto.com, Mojokerto – Pemilik warung kopi (warkop) di Desa Lebaksono, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto yang diduga melakulan pencabulan terhadap karyawatinya akhirnya ditangkap Satreskrim Polres Mojokerto. Pelaku Anwar Sadad (36), saat melakukan ritual mantab-mantabnya disaksikan langsung oleh istri pelaku.

Diketahui, untuk melancarkan aksinya pelaku menggunakan modus nikah siri dengan bacaan-bacaan tertentu.

Menurut pengakuan salah satu rekan kerja korban, MK (16) bahwa pelaku sudah menyutubuhi korban WR (16) sebanyak dua kali.

“Katanya sih satu kali, yang kedua itu hampir. Minta tolong saya tapi saya pas ke Jember. Dia (korban, red) WA minta dijemput di tempat mess,” ungkapnya, Rabu (2/3/2022).

Korban yang baru bekerja satu bulan tersebut, sehari-hari tinggal di mess khusus karyawan yang ada di Desa Lebaksono, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto yang disediakan oleh pelaku.

BACA JUGA :  Tragis, Ibu di Trowulan Tewas Tertabrak Kereta Api di Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu

“Dia (korban, red) cerita dirayu dan diminta menurut apa yang akan dilakukan oleh bosnya. Katanya dia tidak apa-apa, dia hanya disurut manut sama istrinya bos, ada istrinya bos juga katanya. Ceritanya sama dibacakan Syahadat, kayak pura-pura akad nikah mungkin. Ya terus melakukan hal semacam itu (persetubuhan, red),” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan, setelah melakukan penyelidikan polisi akhirnya meringkus pelaku di Jalan Airlangga, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto sekira pukul 23.00 WIB.

Pelaku mencabuli korban, WR (16) di mess karyawan pada, Jumat (18/2/2022) sekira pukul 13.00 WIB dengan modus nikah siri.

BACA JUGA :  Pabrik Pengolahan Bonggol Jagung di Dawarblandong Terbakar
Pemilik warkop pelaku pencabulan terhadap karyawatinya yang masih belia

“Tersangka mengajak korban membaca syahadat dan menurut tersangka bahwa saat itu tersangka sudah menikah siri dengan korban. Selanjutnya korban diberi minum air putih dan tersangka mengatakan kepada korban apabila korban tidak menurut termasuk dosa. Korban baru bekerja di warkop tersangka sekira tanggal 1-2 Februari 2022 lalu,” jelasnya.

BeritaLainnya

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat UU Jo Pasal 76E Jo Pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (Diy)

BeritaTerkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkini



Add New Playlist