Iklan Ali Prakosa

SDN Sumolawang Dibobol Maling, 5 Laptop Digondol

Mojokerto, Lenteramojokerto.com – Sebuah aksi pencurian terjadi di SDN Sumolawang di Kecamatan Puri, Mojokerto. Maling tersebut berhasil menggondol 5 Laptop yang biasa dipakai para guru untuk mengajar.

Pencurian ini pertama kali diketahui Ali Musyafak, Guru Olahraga SDN Sumolawang. Ia dan seorang guru perempuan yang hendak mengambil surat wali murid ke sekolah Minggu (19/12) sekitar pukul 07.00 WIB, mencurigai adanya lubang di plafon ruang guru.

“Saat kami masuk, ruangan guru masih terkunci, namun kami melihat ada lubang di plafon. Saya langsung hubungi guru-guru lainnya untuk mengecek barang yang disimpan di ruangan tersebut,” kata Ali kepada wartawan di lokasi, Senin (20/12/2021).

Benar saja, 5 laptop guru hilang dari ruangan mereka. Kelima laptop tersebut sebelumnya disimpan di laci masing-masing meja guru dan lemari.

BACA JUGA :  Tabrak LP2B, Amanatul Ummah Dinilai Hilangkan Produksi Padi di Mojokerto 5.952 Ton

“Laci yang ada laptopnya dicongkel, soalnya dalam kondisi terkuci,” terang Ali.

SDN Sumolawang, maling, laptop, puri
Plafon SDN Sumolawang Dijebol Maling

Ali menduga pelaku masuk ke ruangan guru melalui atap dengan cara membongkar genting dan menjebol plafon. Kasus ini telah ia laporkan ke Polsek Puri pada Minggu (19/12).

“Saya diminta kepala sekolah lapor ke Polsek Puri kemarin sore, saya dimintai keterangan di polsek sampai jam setengah 10 malam,” ujarnya.

BeritaLainnya

Kepala SDN Sumolawang Abdul Majid menuturkan 5 laptop yang hilang sebagian aset sekolah. Raibnya lima laptop tersebut juga membuat data-data sekolah ikut hilang.

“Lemari masih terkunci, tapi laptopnya hilang. Laci yang ada laptopnya kondisinya sudah dicongkel,” terang Ali.

BACA JUGA :  BBM Naik, DPRD Mojokerto Raya Digeruduk Mahasiswa

Ali menduga pelaku masuk ke ruangan guru melalui atap dengan cara membongkar genting dan menjebol plafon. Kasus ini telah ia laporkan ke Polsek Puri pada Minggu (19/12).

“Saya diminta kepala sekolah lapor ke Polsek Puri kemarin sore, saya dimintai keterangan di polsek sampai jam setengah 10 malam,” ujarnya.

Kepala SDN Sumolawang Abdul Majid menuturkan 5 laptop yang hilang sebagian aset sekolah. Raibnya lima laptop tersebut juga membuat data-data sekolah ikut hilang. (Diy)

BeritaTerkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkini



Add New Playlist