Iklan Ali Prakosa

Pria Asal BC Jadi Korban Pembacokan, Pelaku Dua Orang

 

Mojokerto Kota, Lenteramojokerto.com – Seorang pria beralamatkan di Lingkungan Balongcangkring (BC), Kelurahan Pulorejo Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan, Senin, (8/10/2021).

Akibatnya, korban yang diketahui bernama Sukes Eko Cahyono (54) menderita luka bacok disekujur tubuhnya. Beruntung nyawa Sukes bisa diselamatkan.

Menurut keterangan Bani, ketua RT 02 RW 02, peristiwa pembacokan tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Namun dirinya masih belum mengetahui pasti penyebab peristiwa tersbut.

“Tadi ada anak-anak kecil teriak, disaat saya keluar tahu-tahunya ada korban di bawah, ya Pak Eko itu,” kata Bani kepada wartawan.
Mengetahui korban terluka pada bagian jari tangan kanan dan lengan bagian atas, Bani langsung membawa korban ke RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.

BACA JUGA :  Peringati HUT Ke-21, DPC Demokrat Kota Mojokerto Bagi Sembako dan Donor Darah

“Ya luka, langsung saya bawa ke rumah sakit. Posisinya terlentang,” ujarnya.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto Himawan bersama Kasat Reskrim dan tim identifikasi tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 22.00 WIB.
Identitas dari pelaku yang membacok korban sudah dikantongi dan saat ini sudah dilakukan pengejaran.

BeritaLainnya

“Indikasi awal terdapat dua orang (pelaku). Tapi nanti juga bisa berkembang, kita lihat fakta di lapangan,” ucapnya usai meninjau tempat tempat kejadian perkara.

Hasil penyelidikan sementara, Kapolres belum bisa menjelaskan secara detail. Saat dimintai keterangan oleh petugas kelurga korban tekesan tidak terbuka atau menutup-nutupi dan korban pun terpengaruh minuman keras.

BACA JUGA :  Peringati HUT Ke-21, DPC Demokrat Kota Mojokerto Bagi Sembako dan Donor Darah

“Tapi fakta bahwa telah terjadi penganiayaan yang mengakibatkan korban luka serius, itu yang akan jadi fokus kita,” paparnya.

Saat ini, pihak kepolisian menyita sejumlah barang bukti, salah satunya pisau dapur yang diduga digunakan pelaku untuk membacok korban.

“Ada beberapa barang bukti yang kita temukan di TKP yang nantinya jadi petunjuk, ada pisau dapur. Kalau melihat TKP bukan sekedar penganiayaan, tapi dari analisa kita perkelahian,” pungkas mantan Kapolres Pasuruan itu. (Diy)

BeritaTerkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkini



Add New Playlist