Iklan Ali Prakosa

Melahirkan di Teras Puskesmas Tanpa Nakes, Viral di Mojokerto

Foto : Capture unggahan salah satu akun di FB

Lenteramojokerto.com I Mojokerto — Sebuah unggahan di Facebook viral di Mojokerto. Unggahan berserta foto itu dituliskan keterangan seorang sedang bersalin di teras Puskesmas Pesanggaran, Kecamatan Kutorejo, Mojokerto, bayi perempuan lahir tanpa bantuan tenaga kesehatan (nakes).

Kejadian tersebut menjadi viral setelah di-posting akun Cahyo Adi Dotot di salah satu grup Facebook Mojokerto sekitar 4 jam lalu. Hingga pagi ini saja, unggahan tersebut sudah disukai 2.158 kali dan menuai 157 komentar dari warganet.

“Melahirkan darurat teng (di) depan Puskesmas Pesanggrahan,.. belum ada pertolongan bidan, bayi sudah lahir,” tulis akun Cahyo Adi Dotot dipostingan disebuah grup informasi, Senin (22/3/2021).

BACA JUGA :  Banser Kawal Ketat Pencabutan Gugatan LP2B Amanatul Ummah

Pemilik akun Cahyo Adi Dotot saat dikonfirmasi menjelaskan, persalinan di teras Puskesmas Pesanggrahan terjadi dini hari tadi sebelum waktu salat subuh tiba. Pertolongan dari bidan baru datang sekitar pukul 05.00 WIB setelah bayi perempuan lahir. Saat itu, Puskesmas tersebut sedang tutup.

BeritaLainnya

“(Puskesmas Pesanggrahan) tidak buka 24 jam soalnya Puskesmas pembantu,” terangnya.

Para netizen pun ikut mensyukuri persalinan yang berlangsung normal dan selamat meski tanpa bantuan nakes. Mereka mendoakan bayi perempuan yang lahir kelak menjadi anak salihah.

BACA JUGA :  Pabrik Pengolahan Bonggol Jagung di Dawarblandong Terbakar

“Alhamdulillah semoga bayi dan ibunya sllu diberikan kesehatan,” tulis akun Lutve Anwar di kolom komentar.

Kepala Desa Pesanggrahan Moch Afif membenarkan persalinan yang viral terjadi di teras Puskesmas Pesanggrahan dini hari tadi. Saat pasien datang, Puskesmas di jalur Mojosari-Pacet itu sedang tutup.

“Kalau malam Puskesmas tutup karena belum ada IGD 24 jam,” jelasnya.

Namun, Afif belum bisa memberikan informasi lebih rinci terkait insiden tersebut. “Saya belum dapat info detil terkait itu penduduk mana, kronologinya bagaimana,” pungkasnya. (ar/LM)

BeritaTerkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkini



Add New Playlist