Iklan Ali Prakosa

Lelah Menunggu Bupati yang Terlambat Datang, Rapat Paripurna DPRD Nyaris Bubar

 

Mojokerto, Lenteramojokerto.com – Keterlambatan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dalam menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Mojokerto membuat sebagian anggota legislatif gerah. Tak sedikit anggota dewan yang meninggalkan ruang rapat tersebut. Bahkan, akibat keterlambatan bupati hingga satu jam lebih ini membuat rapat paripurna terancam bubar.

Rapat paripurna yang rencananya digelar jam 09.00 harus molor hingga pukul 10.15 lantaran menunggu Bupati Mojokerto yang belum juga hadir. Setelah diberi tenggang waktu selama 10 menit untuk menunggu, akhirnya orang nomor satu di Kabupaten Mojokerto tersebut hadir sehingga rapat paripurna jadi digelar.

Rapat paripurna DPRD Kabupaten Mojokerto dengan agenda penyampaian Pandangan Umum fraksi Fraksi terhadap Raperda Restribusi persetujuan bagunan dan gedung, serta Raperda restribusi penggunaan tenaga kerja asing. Sekaligus penyampaian pendapat bupati terhadap Raperda tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, terancam dibatalkan.
Pembatalan tersebut dipicu oleh molornya agenda rapat paripurna selama satu jam lebih.

Para anggota dewan yang sudah hadir diruang sejak pukul 09 .00 tersebut merasa kesal dan kecewa atas keterlambatan ini. Meski semua tamu undangan sudar hadir termasuk jajaran Forkompimda, ternyata hingga pukul 10.15 Bupati Mojokerto belum juga menampakkan batal hidungnya dikantor DPRD Kabupaten Mojokerto.

Akibat keterlambatan tersebut, diruang sidang sempat terjadi keriuhan, beberapa anggota yang kesal sempat protes dan minta kejelasan atas molornya agenda paripurna kepada pimpinan dewan. Bahkan sejumlah anggota dewan sudah keluar dari ruang sidang dan meninggalkan gedung dewan. Sebagian juga menyerahkan draf laporan pandangan umum fraksinya kepada pimpinan dewan. ” Wah gimana ini, kita kan sudah menunggu lama. Kenapa Bupati maupun Wakil Bupati tidak hadir. Daripada kita menunggu tanpa ada kejelasan lebih baik kita pulang, dan draff laporan PU kita serahkan pada pimpinan dewan, ” ujar salah satu anggota dewan sembari ngelonnyor masuk mobilnya.

Sementara itu salah satu anggota dewan asal fraksi PKB mengaku sangat kecewa dan merasa marwah dewan ini sudah dilecehkan. ” Saya sebagai wakil rakyat sangat kecewa sekali, ini sama saja melecehkan marwah dewan,” ucapnya dengan nada tinggi.

Paripurna, DPRD, Bupati, Kabupaten Mojokerto
Suasana Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Mojokerto

Karena suasana di ruang sidang sudah mulai memanas akhirnya Ketua DPRD Kab Mojokerto, Aini Zuhro maju kedepan dan menawarkan kepada para anggota dewan yang masih tersisa diruang sidang, apakah agenda sidang paripurna ini masih bisa dilanjutnya dengan menunggu kehadiran bupati atau dibatalkan saja.

Setelah terjadi perdebatan sengit, akhirnya diputuskan menunggu kehadiran bupati dengan batas waktu 10 menit.

BeritaLainnya

Sekitar pukul 10.25 Bupati Ikfina Rahmawati akhirnya datang juga ke kantor DPRD. Meski dengan tergopoh gopoh, bahkan sampai berlari kecil menuju ruang sidang. Setelah orang yang ditungu tunggu sudah hadir, agenda rapat paripurna akhirnya bisa digelar.

Ditemui usai sidang paripurna Ketua DPRD Aini Zuhroh, didampingi Subandi Wakil Ketua DPRD Kab Mojokerto. Juga menyesalkan atas keterlambatan agenda paripurna hari ini ” Kalau bupati ada keterlabatan dan ada agenda lain yang tak bisa ditinggalkan. Harusnya didisposisikan ke wakil bupati, karena dalam paripurna ini tidak ada keputusan penting yang ditandatangani. Agar kejadian ini tidak terulang lagi sebaiknya koordinasi antara bupati dan wakilnya lebih ditingkatkan lagi, ” kata Subandi yang diamini Aini Zuhro.

Sementara itu Bupati Mojokerto Ikfina Rahmawati sebelum membacakan penyampaian pendapatnya terhadap Raperda tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, menyampaikan permintaan maaf atas keterlambatan hadir dalam sidang paripurna. Menurutnya keterlabatan ini karena dia sedang menjadi nara sumber kelas kepemimpinan ASN perempuan bersama Ikatan PIMTI ( Perempuan dalam Lingkaran Politik Praktis Challenges And Oportunistis ) yang di gelar di ruang Coment Center Pemkab Mojokerto. (Diy)

BeritaTerkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkini



Add New Playlist