Iklan Ali Prakosa

Kecelakaan Tunggal, Pemotor Tewas Setelah Hantam Pagar Rumah Warga Trowulan

 

Trowulan, Lenteramojokerto.com – Sebuah insiden kecelakaan tunggal terjadi Jalan Raya Bypass Mojokerto-Jombang, Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jumat (1/10/2021). Akibatnya, pengendara motor tewas dilokasi setelah hantam pagar rumah.

Diketahui, Korban bernama Ikhsanul Abidin (34) yang berasal dari Dusun Kedungmojo, Desa Kedung Sukodani, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada, Jumat (1/10/2021) sekitar pukul 10.40 WIB.
Berawal dari korban yang pada waktu itu memacu motor Vario dengan nomor polisi W 6744 XS dari arah Jombang menuju Mojokerto.

Sesampainya dilokasi kejadian, korban secara tiba-tiba tidak bisa mengendalikan kendaraanya hingga oleng dan menabrak pagar rumah warga yang terbuat dari batu bata merah hingga membuatnya meninggal dilokasi kejadian.

BACA JUGA :  Sebelum Meninggal, Mulut Santri Amanatul Ummah Sempat Keluarkan Busa
Kecelakaan tunggal, hantam pagar rumah, trowulan
Foto : Petugas saat evakuasi korban kecelakaan tunggal di Trowulan

Menurut keterangan warga sekitar, Sukarti, dirinya sempat dikagetkan dengan suara yang cukup keras.
“Tiba-tiba saja saya dengar sura brak. Lalu motornya korban ini terpental, terus kemudian disusul tubuh korban. Padahal jalan nasional ini lagi sepi,” kata Sukarti, Jumat, 1 Oktober 2021.

Sukarti juga menjelaskan, akibat tabrakan yang cukup keras, korban meninggal dilokasi kejadian dengan luka cukup serius dibagian wajah.
“Ya mungkin saking cepatnya laju kendaraan, sampai motor dan sebagian pagar milik warga ini hancur. Terus korban sendiri mengalami luka cukup serius pada bagian wajah,” memungkasi.

Sementara itu, Kapolsek Trowulan Kompol Imam Mahmudi SH membenarkan peristiwa tersebut. Penyebab kecelakaan, diduga korban tidak bisa mengendalikan motornya yang melaju kencang.
“Laporan saksi tadi korban memacu motornya dengan kencang, lalu mengalami selip hingga menabrak ke pagar rumah warga,” kata Imam saat dikonfirmasi lenteramojokerto melalui panggilan Whatsapp, Jumat (1/10/2021).

Disamping itu, Imam juga menduga bahwa korban dalam kondisi mengantuk sehingga tidak konsentrasi dalam berkendara.
“Kemungkinan mengantuk, soalnya dilokasi kejadian jalannya mulus, dan tidak bergelomang,” pungkasnya.

Sementara itu, petugas PMI Kabupaten Mojokerto langsung mengevakuasi jasad korban ke RSUD Prof Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto. (Diy)

BeritaTerkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkini



Add New Playlist