Peristiwa

Jelang Nataru 2024, Dishub Siapkan Antisipasi Kemacetan

×

Jelang Nataru 2024, Dishub Siapkan Antisipasi Kemacetan

Sebarkan artikel ini
Kepala Dishub Kota Mojokerto Endri Agus Subianto

 

LenteraMojokerto – Jelang perayaan hari natal dan malam tahun baru (Nataru) 2024, Dinas Perhubungan ( Dishub) Kota Mojokerto mulai menyiapkan langkah antisipasi berbagai permasalahan khususnya lalu lintas. Salah satunya dengan menyiagakan personil untuk memantau Area Traffic Control System (ATCS) yang terpasang di setiap persimpangan jalan Kota Mojokerto.

 

Kepala Dishub Kota Mojokerto Endri Agus Subianto mengatakan, beberapa sarana dan prasarana yang ia siapkan diantaranya 20 unit water barrier, 100 Unit Traffic Cone, 1 Mobil Patroli, 2 Motor Patroli, 1 Skylift PJU dan 1 Mobil Pick Up.

 

“Selain itu kami juga menyiapkan 4 posko untuk pengamanan nataru 2024 nanti, diantaranya di Alun-alun, Stasiun, Sunrise Mall dan Sekar putih,” ucapnya.

 

 

Empat posko nataru 2024 nanti, lanjut Endri menyampaikan, akan diisi 17 personil dari Dishub Kota Mojokerto. Selain itu, Dishub juga menerjunkan 10 untuk memantau Area Traffic Control System (ATCS) di ruang CC Room.

“ACTS ini nanti akan membantu mengurangi kepadatan lalulintas, contohnya menambah durasi waktu hijau,” jelasnya.

 

ATCS mengendalikan 16 kamera PTZ, 45 kamera fixed dan 61 kamera di 11 titik ATCS yang terpasang di setiap persimpangan jalan Kota Mojokerto.

 

 

Jumlah kendaraan yang melintas di Kota Mojokerto terlihat ramai beberapa hari terakhir. Diperkirakan, grafik kepadatan lalu lintas akan memasuki puncaknya pada H-1 Natal.

 

Berdasarkan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, sejumlah ruas jalan protokol dan persimpangan mengalami peningkatan dan berpotensi macet.

 

Khususnya di titik-titik yang menjadi gerbang masuk menuju pusat Kota Mojokerto.Salah satu titik yang rawan terjadi kemacetan panjang adalah di persimpangan Jalan Gajah Mada.

 

Untuk itu, Dishub telah melakukan antisipasi. Yakni dengan skema pengaturan lampu traffic light. Selebihnya yakni di persimpangan Jalan Raden Wijaya dan persimpangan Tropodo.

 

Sedangkan di jalur nasional diprediksi terjadi di persimpangan Jalan Empunala. Karena kendaraan dari exit tol Penompo yang masuk ke kota akan lewat Jalan Empunala. (Diy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *