Iklan Ali Prakosa

Beras Bansos Tak Layak Mendapat Sorotan DPRD Kabupaten Mojokerto

Beras bansos, kemensos, dprd kabupaten mojokerto
Hendra Purnomo, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto

Mojokerto, lenteramojokerto.com Beras  bansos (bantuan sosial) sejumlah 10 kg dari kementrian sosial (kemensos) yang ditemukan berisi putung rokok dan berbau mendapat sorotan DPRD Kabupaten Mojokerto.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mojokerto, Subandi menjelaskan pihak legislatif melalui Komisi IV yang membidangi Pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat sudah menerima pengaduan masyarakat dan akan segera melakukan rapat kerja terbatas untuk menindaklanjuti terkait temuan putung rokok dalam beras Bansos PPKM kemasan 10 kilogram di Dusun Daleman, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

“Jadi kita sudah menampung keluhan masyarakat dan kita sikapi terlebih dahulu dengan rapat kerja komisi jika memang situasinya gawat maka akan kita tindaklanjuti dengan meminta penjelasan dari dinas terkait,” ungkapnya, Jumat (13/8/2021).

BACA JUGA :  Pupuk Mahal, Disperta Mojokerto: Subsidi Dicabut

Politisi Partai Golkar ini juga menjelaskan dalam rapat kerja komisi IV bersama pimpinan dewan akan menindaklanjuti dan mengkaji mengenai temuan putung rokok dalam beras Bansos PPKM yang didistribusikan untuk masyarakat Kabupaten Mojokerto tersebut.

“Jika memang penjelasan OPD terkait belum memuaskan maka kita akan turun langsung untuk mengumpulkan data dan informasi termasuk keluhan warga terkait beras bansos berpuntung rokok,” jelasnya.

BeritaLainnya

Dikonfirmasi terpisah, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto Hendra Purnomo menambahkan pihaknya akan berkoordinasi bersama Dinas Sosial dan Perum Bulog Cabang Surabaya Selatan mengenai temuan puntung rokok di dalam kemasan Bansos PPKM tersebut.

“Kita segera koordinasi dengan dinas terkait karena jangan sampai masyarakat yang sudah kesusahan mendapatkan bantuan beras yang tak layak konsumsi,” ucap Hendra Politisi Partai Gerindra ini.

BACA JUGA :  Berdalih Arahan KPU RI, Bawaslu : Intruksi Grub WA Tidak Bisa Dijadikan Pedoman

Dia mengatakan pihaknya mempertanyakan proses pengecekan beras Bansos yang dilakukan Perum Bulog Cabang Surabaya.

“Beras Bansos layak ini yang artinya tidak berkutu dan tak berbau, tidak menggumpal dan bahkan tidak ada puntung rokok di dalamnya seperti yang dikeluhkan warga,” pungkasnya.

Bila perlu, lanjut Hendra, pihaknya secepatnya melakukan Hearing sebagaimana tugas dan fungsinya melakukan pengawasan sebagai wakil rakyat.

“Nanti bila perlu kita gelar Hearing untuk meminta penjelasan dari dinas tersebut,” tandasnya. (Diy)

BeritaTerkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkini



Add New Playlist