Iklan Ali Prakosa

Peluang Sukses Komika di Indonesia

Stand up comedy adalah seni pertunjukkan komedi yang dilakukan oleh satu penampil (One man show) atau yang biasa disebut komika.

Komika yang sedang melakukan stand up comedy akan melemparkan jokes kepada penonton dari hasil observasi dan analisis tentang fenomena yang diresahkan kepada penonton secara komedi.

Stand up comedy sudah ada di Indonesia sejak tahun 1950-an, namun tidak terlalu dikenal karena tidak se tertata sekarang yang sampai memakai konsep. Untuk mengangkat stand up comedy Kompas TV memutuskan membuat membuat program kompetisi bernama Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) sampai akhir nya di tahun 2011 saat Ernest Prakasa dan Ryan Andiandy turut serta menjadi kontestan SUCI 1 menginisiasi Stand Up Nite sebagai tempat berlatih. Mereka juga mengajak Raditya Dika, Pandji Pragiwaksono dan Isman Suryaman untuk ikut meramaikan Comedy Cafe.

Pertunjukkan mereka direkam dan kemudian melahirkan komunitas Stand Up Indo dengan lima orang tadi dikenal sebagai founder komunitas tersebut. Sampai di tahun 2022 ini telah banyak komika yang terlahir dari SUCI dan mereka sangat berpeluang sukses, ada beberapa peluang sukses yang didapat komika. Beberapa peluang yang di maksud antara lain :

Bintang Film Layar Lebar Indonesia

Banyak komika yang sukses berkarir di ajang perlombaan stand up comedy, entah di tv, radio, maupun di tempat tempat yang lain. Pasalnya mereka yang sukses di ajang perlombaan tersebut kebanyakan akan ditawari untuk bermain film yang tak hanya bergenre komedi saja namun juga romance sampai horor sekalipun.

Hal ini bisa terjadi karena di per filman layar lebar indonesia di setiap genrenya selalu terselip jokes jokes yang terlontar dari beberapa aktor yang menjadikan film lebih menarik untuk ditonton. Contohnya film ‘Hangout (2016)’ Film ini di bintangi oleh beberapa aktor komika salah satu yang paling terkenal adalah Raditya Dika.

MC di Acara TV

Marshel Widianto salah satu komika yang sukses menjadi MC acara tv di The Sultan SCTV, lelucon yang di bawakan oleh Marcel sangat bisa disandingkan dengan pembawa acara lainnya seperti Raffi Ahmad dan Andre Taulany. Lelucon yang mudah dipahami dan tidak mengandung bullying dan hal buruk semacamnya.

Penulis Buku

Tak kalah membanggakan, Dzawin Nur yang terkenal akan cerita seram nya di gunung saat ia melakukan pendakian juga ternyata komik yang menghasilkan celotehannya lewat buku, salah satu judulnya ialah “Santri Jahil Iyah”.

Produser Film

Pertama, Raditya Dika. Setidaknya, pria yang lebih akrab disapa Radit telah banyak menyutradarai sejumlah film, dari Malam Minggu Miko, Marmut Merah Jambu, hingga Webseries yang belum lama ia hadirkan.

Kedua, Ernest Prakasa. Nama Ernest tentu sudah tak asing lagi bagi dunia hiburan. Ernest merupakan komika SUCI 1 yang kini sukses menjadi sutradara beberapa film, mulai dari Ngenest, Cek Toko Sebelah, dan film terakhirnya ada Imperfect: Karier, Cinta, dan Timbangan.

Ketiga, Pandji Pragiwaksono. Siapa sangka, selain seorang aktor, penulis, MC, Pandji sukses pernah menyutradarai dua film, yakni Partikelir dan Mendadak Darurat.

BeritaLainnya

Keempat, Kemal Palevi. Selain dikenal sebagai sang juara 3 suci season kedua ini, Kemal telah menyutradarai dua film, yakni Youtubers dan Abdullah & Takeshi.

Kelima, yaitu Soleh Solihun yang merupakan komedian, aktor, dan penyiar radio berkebangsaan Indonesia. Soleh pernah menjadi sutradara untuk film Mau Jadi Apa dan Reuni Z.
Itulah beberapa dampak yang diterima oleh komika saat atau setelah melakukan stand up comedy penempatan kosa kata, ucapan, dan penyampaian saat open mic sangat di perhatikan. Jika ada yang tersinggung akan mendapat dampak buruk bahkan sampai berurusan dengan pihak yang berwajib namun jika lawakan yang di sampaikan membuat orang senang dan tertawa tanpa berpikir terlalu berat bisa juga berdampak baik bahkan sampai meramba ke dunia yang lain seperti contoh diatas, kesuksesan komika diatur oleh penjagaan kata dan usaha yang nyata karena itu tak mudah menjadi seorang komika namun tetap saja usaha tak akan terlaksana jika sang kuasa tak menghendakinya.

Semangat yang mereka punya patut kita contoh, untuk yang mempunyai cita cita, bakat, dan ingin mengetahui lebih dalam lagi akan stand up comedy mari belajar dari mereka, dengan melihat video mereka di youtube, mungkin saja nasib mereka akan sama dengan kita yang mau mencoba, belajar, dan berusaha.

 

Artikel Ditulis Oleh :

Komika
Windika Anugra Melliana


Windika Anugra Melliana
Mahasiswa Ilmu Komunikasi
Universitas Islam Majapahit (Unim)

BeritaTerkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkini



Add New Playlist