Iklan Ali Prakosa

Berpotensi Ancam Keselamatan Warga, Bupati Sidak Galian C di Jatidukuh

GONDANG, Lenteramojokerto.com – Keresahan Paguyuban Srikandi Peduli Lingkungan Majapahit (PSPLM) terkait kerusakan lingkungan akibat Galian-C akhirnya mendapat respon dari Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati.

Pada hari ini, Sabtu (8/1/2022) bupati perempuan pertama Mojokerto melakukan inspeksi mendadak (sidak) lokasi galian-c yang terindikasi merusak lingkungan di desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang.

Pada sidak kali ini Ikfina mengatakan jika sidak kali ini untuk mengidentifikasi kerusakan lingkungan yang berpotensi mengancam keselamatan warga.
“Jadi kita (Pemkab Mojokerto) berniat dan berkomitmen ingin bersama-sama menidentifikasi masalah dan mencari jalan keluar terkait kerusakan lingkungan disini,” ucap Ikfina.

Meskipun Galian-C sudah memiliki perizinan sesuai peraturan yang berlaku, Ikfina menegaskan bahwa dalam kegiatan pertambangan tidak boleh sembarangan.
“Tetap ada aturan-aturan yang harus dipatuhi dalam proses pelaksanaan pertambangan, salah satunya tidak boleh membahayakan warga sekitar,” paparnya.

Dalam penjelasan Bupati, semua kegiatan dalam rangka perekonomian dan pembangunan pasti akan memiliki dampak negatif yang tidak bisa dihindari. Hanya saja, dampak negatif ini harus tetap diantisipasi dengan mencari solusi terbaik.

“Jadi jangan sampai hanya mencari keuntungan, malah muncul bencana alam akibat kegiatan pertambangan ini, saya tidak menginginkan itu,” jelasnya.

Adapun hasil dari sidak kali ini, Ikfina akan melakukan rapat besama dengan OPD terkait untuk merumuskan langkah-langkah penyelesaian masalah tersebut.
“Nanti semua OPD kita kumpulkan untuk mengkaji ini,” pungkasnya.

Bupati Mojokerto, Ikfina, Sidak, Galian C
Ikfina bersama perangkat desa Jatidukuh sebelum sidak ke lokasi Galian-C, Sabtu (8/1/2022)

Dalam Sidak kali ini, Bupati Mojokerto turut mengajak LSM Srikandi. Dalam keterangan ketua PSPLM Suwartik, sidak kali ini merupakan respon dari Pemerintah Daerah menyikapi himbauan dari Presiden.

“Keterangan Bupati tempo hari, Pemerintah Daerah mendapatkan surat dari Presiden untuk turun kelokasi pertambangan,” ucapnya.

BeritaLainnya

Lebih lanjut, Sumartik mengharapkan agar Bupati mengusut perizinan pertambangan yang berlokasi di area kebun mangga, desa Jatidukuh, Gondang yang diduga ilegal.

“Saat kami datangi dulu pengelola tambang bilang izin tambang tersebut milik CV Surya Perkasa Beton. Tapi truk yang beroperasi terlihat seperti bukan milik CV tersebut,” pungkasnya Suwarti. (Diy)

BeritaTerkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkini



Add New Playlist