Iklan Ali Prakosa

4 Samurai Diamankan Polisi Saat Menangkap Pelaku Pembacokan di Trowulan

4 samurai, pembacokan, trowulan
Polisi saat menunjukkan 4 samurai yang dijadikan barang bukti kasus pembacokan di Trowulan

Mojokerto, Lenteramojokerto.com – Satreskrim Polres Mojokerto berhasil menangkap, Pelaku pembacokan pemuda AK (14) di Dusun Teburo Desa Domas Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto, Kamis (2/9/2021). Dalam penangkapan tersebut, Polisi juga mengamankan 4 samurai serta 2 sepeda motor milik tersangka.

Diketahui, tiga pelaku pembacokan yang bernama Satya Premanata (25),  Tomy Basmalah (25), Agit Yupiantoro (23) merupakan warga Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.

Insiden ini berawal dari nonton balap liar, pelaku yang tidak terima lantaran sempat cekcok dengan pemuda sekitar akhirnya pulang untuk mengambil parang dan samurai untuk digunakan balas dendam, Sabtu (28/8/2021) malam. Sebelum kembali ke lokasi, pelaku juga sempat minum-minuman keras.

BACA JUGA :  Dirikan Pesantren di Lahan Hijau, Amanatul Ummah Digugat

“Tak terima dengan hal itu (cekcok dengan pemuda sekitar) mereka langsung pulang untuk mengambil senjata tajam dan menghimpun temannya sejumlah 8 orang untuk balas dendam,” ujar Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander saat Pers Releas di Mapolres Mojokerto pada, Kamis (2/9/2021).

BeritaLainnya

 

Sesampai di lokasi, pelaku langsung menyerang sekelompok pemuda yang sedang asik nongkrong di gang masuk Dusun Teburo Desa Domas Kecamatan Trowulan Mojokerto secara membabibuta dengan samurai.

“Tersangka Satya Premanata yang menyabetkan pedangnya ke tangan kanan korban, sementara tersangka Tommy Basmalah dan Agit Yupiantoro menyabetkan pedangnya ke arah kendaraan di sekitar lokasi,” jelas Kapolres.

BACA JUGA :  Disebut Tabrak LP2B, DPUPR dan DPMPTSP Bungkam Terkait IMB Amanatul Ummah

 

Akibat penyerangan tersebut, AK (14) yang masih berstatus pelajar, mengalami luka jari-jaring robek terkena sabetan senjata tajam.

“Tepat pukul 3 dini hari, 8 tersangka ini menyerang pemuda dengan membabi buta menggunakan samurai hingga membuat tangan kanan korban Abdul Kalim nyaris putus,” pungkas Kapolres.

 

Dalam kasus ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap 5 pelaku pembacokan yang belum tertangkap.

Atas tindakannya, pelaku pembacokan terjerat pasal 170 dan juga undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman pidana maksimal 19 tahun pidana penjara. (Diy)

BeritaTerkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkini



Add New Playlist