Iklan Ali Prakosa

DPRD Kota Mojokerto Akhirnya Sepakati Bentuk Pansus BPRS Syariah

 

Kota Mojokerto, Lenteramojokerto.com – Rencana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) BPRS Syariah. Pembentukan pansus tersebut sebagai bentuk upaya penyehatan bank plat merah akibat terjerat persoalan likuditas dan kredit macet.

 

Keputusan tersebut diambil dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mojokerto. Bahkan, lebih dari separuh wakil rakyat kota Mojokerto hadir dalam rapat yang diselenggarakan di Gedung DPRD Kota Mojokerto, Kamis (23/10/2021).

 

“Keputusan DPRD berdasarkan azas musyawarah mufakat, maka ditetapkan pembentukan Pansus BPRS Syariah. Pansus ini akan bekerja selama enam bulan kedepan, ” ucap pimpinan sidang paripurna, Sony Basuki Rahardjo yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD.

 

Dalam sidang, politisi Partai Golkar ini juga menetapkan Moeljadi sebagai ketua Pansus dan Mochamad Harun sebagai wakil ketua pansus.

 

Upaya penyelamatan dan penyehatan BPRS Syariah menjadi isu utama dari menggelindingnya pansus ini. Agus Wahjudi Utomo dari F Golkar mengungkapkan pihaknya berniat membantu kinerja BPRS saat ini.”Melalui pansus kita tahu sejauh mana pengucuran modal pemerintah yang diberikan kepada BPRS. Itu demi penyehatan dan kelancaran kinerja BPRS sendiri, ” Jelasnya.

 

Golkar, katanya, mendukung pembentukan pansus semata untuk penyehatan BPRS sendiri. “Kalau ada pelanggaran hukum maka kami menyerahkan kepada aparat hukum sendiri, ” Tandasnya.

BACA JUGA :  Dugaan Korupsi BPRS Mojokerto Dibongkar Kejaksaan, Nasabah Kembalikan Uang Pinjaman

 

Sementara itu, berbicara tanpa teks, Djunaedi Malik, Wakil Ketua DPRD dari FPKB secara tegas mengungkapkan persetujuan atas pembentukan pansus ini.

Djunaedi berpandangan keberadaan pansus sangat urgen. “Ada persoalan besar pelik dan sangat substansi di BPRS Syariah, yakni persoalan likuiditas yang sangat pelik,” Ujarnya.

 

Padahal, lanjut ia, peran lembaga perbankan ini sebagai penguatan ekonomi kerakyatan . “Namun terkait penyertaan modal BPRS oleh pemerintah dimana uang itu tidak jelas, ” Imbuhnya.

 

Menurutnya,  ada pertanggungjawaban yang besar harus diselesaikan BPRS. “Diduga ada deposito Rp 48 miliar tidak dapat terlayani dengan baik. Belum pinjaman ke bank lain. APBD kota sudah terkucur Rp 25 miliar sekian. Ini harus dipertanggungjawabkan oleh BPRS, ” Katanya.

 

Djunaedi menguraikan, ada dugaan peminjam yang syarat SOP nya tidak dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. “Ini jadi persoalan yang macet harus dipertanggungjawabkan dengan baik.

DPRD wajib menyikapi sebagai fungsi pengawasan. Harus diluruskan fungsi BPRS sesuai perda.

Terkait kredit macet itu bukan tugas kita. Itu tugas APH, ” Katanya.

pansus bprs
Rapat Paripurna DPRD Kota Mojokerto, Kamis (28/10/2021)

Dukungan pembentukan pansus juga disuarakan PAN. Fraksi partai berlambang matahari bersinar ini menyatakan sangat setuju terbentuknya pansus.

 

Demikian dengan fraksi gabungan. Jubir Fraksi Gerakan Keadilan Pembangunan (GKP) Agung Sucipto mengungkapkan setelah mempelajari dengan seksama masalah BPRS, menyampaikan pembentukan pansus BPRS ini adalah proses untuk mengungkap dan menyehatkan BPRS. “Kami memandang perlu membentuk pansus untuk melihat BPRS. Kami mendukung sepenuhnya dan siap berpartisipasi melaksanakan jalannya pansus tersebut, ” Ungkapnya.

 

Eforia dukungan ini tidak serta merta menjalar ke Demokrat. Jubir Demokrat, Nuryono Sugiarjo menyatakan jika Demokrat tidak sama. “Kami memohon maaf atas kepada temen teman pengusul. Bahwa dalam tubuh BPRS telah ada bergantian struktur. Kami memberikan kesempatan kepada sistem yang ada. Atas dasar itu kami beranggapan daripada membentuk pansus bisa dipergunakan secara optimal dapat mencermati struktur yang baru, ” Kilahnya.

 

Ia mengatakan, soal kredit macet dari debitur dan kreditur, kita tahu soal itu diperiksa APH, maka capaian outputnya tidak maksimal karena momentumnya sudah terlambat.

“Kami menghimbau agar DPRD memaksimalkan agenda yang ada. Seperti KUA PPAS, pembahasan perda eksekutif dan legislatif, ” Pungkasnya.

BeritaTerkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkini



Add New Playlist