Iklan Ali Prakosa

Babak Baru Raperda Perlindungan Lingkungan, Dewan Matangkan Naskah Akademik

Perda, Perlindungan Lingkungan, Galian C
Gambar Ilustrasi

 

Lenteramojokerto.com | Mojokerto – Setelah melakukan rapat Internal Komisi III DPRD Kabupaten Mojokerto, kini nasib Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup telah memasuki pematangan Naskah Akademik.

Rapat internal yang diselenggarakan Komisi III DPRD Kabupaten Mojokerto di Gedung DPRD Kabupaten Mojoketo di Jalan RA. Basuni, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto pada, Senin (26/4/2021) dalam rangka membahas Naskah Akademik Raperda yang digadang mampu memerikan solusi terkait lingkungan hidup di Kabupaten Mojokerto.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Mojokerto, Sugianto mengatakan dalam rapat internal komisi tersebut turut menghadirkan Tim Tenaga Ahli dari Universitas Brawijaya (Unibraw) untuk membantu dewan dalam penyusunan Naskah Akademik tersebut.

BACA JUGA :  BBM Naik, DPRD Mojokerto Raya Digeruduk Mahasiswa

“Masih dalam penyusunan naskah akademik dengan tim ahli,” ujarnya pada lenteramojokerto.com, Selasa (27/4/2021).

BeritaLainnya

Dewan dari fraksi PKS ini juga menjelaskan, dalam proses penyusunan naskah akademik ini masih akan melalui beberapa step, seperti hearing dengan opd terkait dan juga publik hearing.

“Masih ada beberapa step yang harus dilalui, Nanti kita publik hearing dulu untuk mematangkan naskah akademik ini,” paparnya

Tak lupa, anggota dewan dari dapil 4 ini juga mengharapkan keterlibatan mahasiswa setempat untum berpartisipasi dalam meramu raperda tersebut, ia juga mengusulkan untuk melibatkan Mahasiswa setempat untuk masuk dalam agenda publik hearing.

BACA JUGA :  Demo BBM Naik di Mojokerto Memanas, Mahasiswa Blokade Jalan Nasional Hingga Bakar Ban

“Saya akan usulkan untuk publik hearing dengan Mahasiswa, bagaimanapun aspirasi dari mahasiswa juga penting,” ujarnya.

Masih kata Sugianto, setelah penyusunan naskah akademik selesai, raperda tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup akan masuk dalam babak pembahasan, yang rencananya akan diselenggarakan setelah hari raya idul fitri.
“Nanti pas tahapan pembahasan juga bisa hearing lagi,” pungkasnya.

Raperda inisiatif tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkunga Hidu merupakan respon Dewan terkait keresahan masyarakat akibat maraknya perusakan lingkungan yang terjadi di beberapa titik di wilayah kabupaten Mojokerto. (Diy)

BeritaTerkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkini



Add New Playlist