Iklan Ali Prakosa

Tagar #SAVENOVIAWIDYASARI Trending di Twitter, Netizen Miris Baca Ceritanya

Mojokerto, Lenteramojokerto.com – Kasus kematian mahasiswi cantik yang bunuh diri di makam ayahnya menarik perhatian warganet. Kini, jagat maya media sosial sedang dihebohkan tagar #SAVENOVIAWIDYASARI yang kini menduduki daftar Trending Topik di Twitter. banyak netizen yang miris membaca kisahnya.

Sejak Sabtu, (04/12/2021) ada lebih dari 2.139 tweet dengan #SAVENOVIAWIDYASARI yang rata-rata memberikan tanggapan soal kematian NW (23) warga asal Kecamatan Sooko, Mojokerto yang masih menyisakan misteri.

Jenazah mahasiswi cantik tersebut ditemukan di samping makam mendiang ayahnya di pemakaman Dusun Sugihan, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Kamis (2/12/2021), sekitar pukul 15.30 WIB.

Beragam foto tangkapan layar berupa curhatan maupun hasil percakapan Whatsapp yang diduga milik NW banyak bertebaran di Twitter.

Kematian NW diduga karena konsumsi cairan yang mengandung racun.

Selain itu, menurut salah satu teman NW yang tidak mau disebut namanya mengatakan, bahwa NW nekat mengakhiri hidupnya akibat ada paksaan aborsi dari kekasihnya yang melakukan tindak kekerasan seksual padanya.

tagar, #savenoviawidyasari, viral
tagar #SAVENOVIAWIDYASARI viral

Kisah Miris Novia

Sebelumnya, dari keterangan salah satu teman Novia yang tidak ingin disebut namanya mengatakan, aksi bunuh diri yang dilakukan korban bukanlah karena depresi akibat ditinggal ayahnya meninggal, melainkan mendapatkan tekanan hidup yang pelik.

Novia diketahui menjalin hubungan asmara dengan RB yang merupakan seorang polisi dari polres pasuruan.

Singkat cerita, Novia hamil 4 bulan dengan RB. Ia meminta pertanggung jawaban RB atas kehamilannya, namun RB tidak mau bertanggung jawab.

BeritaLainnya

Novia akhirnya meminta pertanggung jawaban kepada orang tua RB. Orang tua RB menyanggupi, korban diajak makan oleh RB beserta keluarganya. Selepas itu, keluarga RB menuju rumah Novia untuk membicarakan kepada orang tua Novia.

Namun sesampai dirumah korban, orang tua RB mengatakan bahwa dirinya tidak menyetujui jika RB dan korban segera menikah.

“Alasannya RB masih punya kakak yang belum menikah, dan juga RB saat ini baru menjadi Polisi,” ucap teman korban.

Setelah dua hari berselang, RB mengirimkan pesan ke korban untuk mengajaknya jalan. Ke esokan harinya korban dijemput RB.

“Saat jalan itu, RB memaksa Novia meminum 4 butir obat. Sore harinya Novia merasa lapar karena sejak dari tadi dirinya tidak makan dan minum. Diwaktu itu Novia merasakan sakit hebat diperutnya,” jelasnya.

Dua hari setelah peristiwa ini, korban sempat drop dan sempat opname di salah satu rumah sakit. Novia juga sempat kritis.

“Beberapa hari masuk RS, RD juga yang nemenin Novia di RS,” ucapnya.

Sepulang dari RS, korban sempat memberanikan diri untuk bercerita ke keluarganya, namun respon dari keluarga sangat tidak memuaskan bagi Novia. Bahkan pamannya memarahi bahkan mengancam akan membunuh Novia.

Novia pun semakin depresi hingga akhirnya dia membeli sianida di salah satu toko online dengan harga Rp 160 ribu dan meminumnya di samping makam ayahnya. (Diy)

BeritaTerkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkini



Add New Playlist