Budaya

Melihat Tempat Bertapa Gajahmada saat Masih Muda

×

Melihat Tempat Bertapa Gajahmada saat Masih Muda

Sebarkan artikel ini

LenteraMojokerto.com, Mojokerto – Nama Gajahmada tersohor se Nusantara karena memiliki kekuatan dan kesaktian yang luar biasa. Konon, saat memasuki usia 20 tahun, Majapahit Majapahit ini bertapa di wilayah terpencil yang kini menjadi Petilasan Gajahmada.

Tempat ini berada di Desa Lebak Jabung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Petilasan Gajah Mada itu berbentuk sebuah bangunan seperti langgar kecil.

Di dalamnya ada sebuah batu besar yang dikelilingi pagar dan dibungkus dengan kain putih. Batu besar itu dipercaya menjadi tempat Gajah Mada ketika bertapa untuk mencari kesaktian.

Menurut keterangan Mbah Tuminah, Juru Kunci petilasan, Gajahmada bertapa di tempat ini sejak berusia 20 tahun. Sang mahapatih keluar dari tempat ini 10 tahun kemudian atau saat berumur 30 tahun.

“Bertapanya sebelum menjadi patih, cuman saat bertapa (Gajahmada) tidak terlihat,” ucapnya, Minggu (7/5/2023).

Selain untuk mencari kesaktian, tempat ini juga digunakan Gajahmada untuk mencari ide gagasan termasuk merancang strategi perang. Konon, ditempat ini juga, Mahapatih Gajahmada moksa.

“Setelah diangkat menjadi patih ya kesini lagi, hilangnya juga disitu. Gajahmada kan tidak meninggal, dia hilang bersama raganya (moksa),” beber Tuminah.

Karena terkenal tempat yang sakral, tak sedikit orang datang untuk bersemedi agar hajatnya bisa terkabul. Rata-rata orang yang datang berhajar agar bisa menang dalam kontestasi politik.

Bahkan sejumlah nama besar, sering datang ke sini untuk melakukan semedi. Salah satunya Presiden ke-2 RI, Soeharto.
“Yang datang punya hajat nyalon lurah atau bupati, cuman tidak ada yang sampai menginap. Dulu Pak Harto dan Ibu Tin juga sering ke sini,” pungkasnya. (Diy)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *