Pelaku Pencabulan Sesama Jenis Ditetapkan Tersangka

Lenteramojokerto.com, Mojokerto – Kasus dugaan pencabulan sesama jenis di Kecamatan Sooko, Mojokerto terus berlanjut. Saat ini, pihak kepolisian telah menetapkan RD (40) sebagai tersangka.

Kabar penangkapan tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Gondam Prongandoni. Meski begitu dirinya masih belum bisa menjelaskan secara detail kronologi penangkapan.

“Iya mas, rencananya senin buat informasi lengkapnya,” ucap AKP Gondam, Jum’at (1/7/2022).

Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan pria yang sehari-hari mengajar di sebuah TPQ daerah Kecamatan Sooko, Mojokerto.

Terungkapnya Kasus ini bermula saat korban pertama melaporkan tindakan bejat Ustadz RD kepada orangtuanya. Remaja berumur 12 tahun ini mengaku telah dilecehkan sejak Desember 2021.

BACA JUGA :  Pengerjaan Terkesan Asal-asalan, Dewan Pesimis Pembangunan Gedung DPRD Kota Mojokerto Rampung Tepat Waktu

Korban mengaku sudah dicabuli sebanyak 4 kali. Pencabulan ini sering dilakukan RD sore hari disaat para murid istirahat. Awalnya, korban diminta untuk memijat RD. Setelah itu, korban diminta untuk tidur terlentang kemudian pelaku melancarkan aksinya.

Modus yang dipakai pelaku yakni percepatan (akselerasi) akil baligh korban. Mulanya ustadz menanyai korban apakah sudah cukup umur (baligh) atau belum. Saat korban menjawab jika dirinya belum baligh Ustadz ini mengatakan hendak mempercepat (akselerasi) baligh korban dengan melakukan pencabulan dan juga dicekoki video dewasa.

Pada akhirnya, keluarga korban sudah melaporkan dugaan pencabulan ini ke Polres Mojokerto sejak 10 Mei 2022.

Sejauh ini, korban aksi bejat Ustadz RD dilaporkan sudah berjumlah 3 remaja yang berusia dibawah umur. (Diy)

BeritaTerkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkini



Add New Playlist