Diduga Melakukan Pencabulan Anak, Guru Ngaji di Sooko Dilaporkan ke Polisi

 

Lenteramojokerto.com, Mojokerto – Seorang guru ngaji berinisial RD di sebuah TPQ yang berada di Kecamatan Sooko, dilaporkan ke Polres Mojokerto lantaran diduga melakukan pencabulan anak sesama jenis. Saat ini, Korban sudah berjumlah 3 anak yang masih dibawah umur.

Tim Advokasi Korban Ansorul Huda mengatakan, jika pihaknya saat ini sudah melaporkan kasus dugaan pencabulan sejak 10 Mei 2022. Korban yang ia dampingi sudah berjumlah 3 anak yang masih berusia di bawah umur.

“Rentan usia korban saat ini berumur 12 hingga 15 tahun,” ucap Ansorul saat ditemui wartawan pada, Sabtu (25/6/2022).

Dugaan pencabulan ini terungkap ketika salah satu korban mengaku kepada orang tuanya pada bulan April. Korban mengaku telah mendapatkan perlakuan tidak senonoh dari Ustadznya. Tindakan bejat ini dialami korban pada awal Desember 2021 di kantor TPQ.

BACA JUGA :  Sering Dipukul Remaja di Gondang Tikam Senior Kerja

Ansorul menyebutkan untuk korban yang sudah melaporkan tindakan pencabulan ini mencapai 3 anak, namun menurutnya korban bisa bertambah.

“Karena saat kita melakukan investigasi ke lapangan potensi korban tidak hanya 3 anak yang saat ini membuat laporan,” jelasnya.

BeritaLainnya

Menurut Ansorul, jumlah anak yang mengaji di TPQ tersebut terbilang cukup banyak, berkisar antara 50 santri.

“Kalau data pastinya belum tahu, yang jelas puluhan, diatas 50,” sebutnya.

BACA JUGA :  9 Bulan Penyidikan Tersangka Korupsi BPRS Belum Ditetapkan, Kasipidsus : Kami Kekurangan Jaksa

Selain itu, Pria yang juga menjabat sebagai ketua LPBH NU ini menila jika dugaan pencabulan ini bisa berdampak terhadap mental korban. Sebab semua korban pencabulan ini berjenis kelamin laki-laki.

“Karena itu, NU menilai permasalahan ini penting dan harus dicut (Red : Putus) sampai sini,” pungkasnya.

Ansorul juga mengatakan jika terduga pelaku terancam dikenakan pasal 82 UU nomor 17 tahun 2002 tentang perlindungan anak. (Diy)

BeritaTerkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkini



Add New Playlist