Jambore Bumdesa Jawa Timur Digelar di Mojokerto

Lenteramojokerto.com, Mojokerto – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) menggelar acara Jambore Badan Usaha Milik Desa (bumdesa) se-Jawa Timur tahun 2022. Jambore ke-2 ini dilaksanakan di Wisata Poetoek Soeko, Desa Sukosari, Kecamatan Trawas, Mojokerto.

Gubernur Jawa Timur, Kofifah Indar Parawansa mengatakan, desa mandiri di Jawa Timur mengalami kenaikan yang drastis. Per tahun 2021, jumlah desa mandiri di Jatim mencapai 697 sedangkan di tahun 2022 sudah mengalami kenaikan hingga mencapai sekitar 1.400-an.

“Jadi ada kenaikan hingga dua kali lipat, insyaallah tertinggi di Indonesia” ucap Kofifah saat memberika sambutan dalam kegiatan Jambore ke 2 bumdesa Jawa Timur, Jumat (24/6/2022).

Selain itu, lanjut Kofifah memaparkan, kementrian di Indonesia banyak yang memberikan mandat kepada desa agar bisa dijadikan bagian pailot project program tertentu. Salah satunya BPS yang saat ini tengah mengembangkan desa statistik.

“Mereka membuat Desa Cantik yakni desa yang mencintai statistik,” paparnya

Oleh karenannya, Kofifah berharap agar bumdesa ini bisa menjadi bagian penguatan peran strategis lainnya sehingga bisa meningkatkan pengembangan SDM Indonesia.

BeritaLainnya

Sementara itu, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengatakan, bumdesaa di Kabupaten Mojokerto terus mengalani kenaikan di setiap tahunnya. Di tahun 2019, jumlah bumdesaa mencapai 174, 2020 menadi 227 dan 2021 menjadi 265 bumdesa.

“Sedangkan tahun 2022 mencapai 278 bumdesa dari 299 desa se-Kabupaten Mojokerto,” papar Ikfina.

Dari 278 bumdesa ini yang masuk kategori Desa Maju masih 23 desa. Sedangkan 65 desa masuk kategori berkembang dan 190 masuk pemula.

“Tentunya ini menjadi tantangan bagi kita semua agar bisa mengupayakan Bumdesa kita ini semakin berkembang,” pungkasnya. (Diy)

BeritaTerkait

Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkini



Add New Playlist