info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Kasus Limbah di Bekas Galian C Mojokerto, Polres Uji Sampel ke DLH Jatim

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Galian C, Pembuangan Limbah, Mojokerto, Gondang
Foto Lokasi lahan bekas galianc yang diduga jadi tempat pembuangan limbah di Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang, Mojokerto

 

Lenteramojokerto.com, MOJOKERTO – Polres Mojokerto kini mendalami dugaan dumping limbah di Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang, Mojokerto. Saat ini, telah menyerahkan sampel limbah dari lahan bekas Galian C ke DLH Provinsi Jawa Timur untuk di Uji Lab.

Kanit Tipiter Polres Mojokerto, Iptu Raditya Herlambang mengatakan, pihaknya telah menyerahkan sampel limbah tersebut ke DLH Provinsi pada Jum’at (20/5/2022).

“Lima hari yang lalu pihak kepolisian telah menyerahkan sampel dari TKP ke DLH Provinsi Jatim. Diterima pihak DLH 3 hari yang lalu,” ucap Herlambang pada, Rabu (25/5/2022).

BACA JUGA :  Korban Pencabulan di Sooko Berpotensi Bertambah jadi 22 Anak

Saat ini pihak DLH Jatim tengah mengungkap kandungan dalam limbah tersebut melalui uji lab. Meski begitu Herlambang belum mengetahui kapan uji lab tersebut selesai.

“Uji lab ini untuk mengecek kandungan di sampel tersebut apakah masuk B3 atau tidak,” jelasnya.

Dalam pengakuan Herlambang, pihak kepolisian memulai penyelidikan terkait dugaan dumping limbah di Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang, Mojokerto saat menerima pengaduan dari Paguyuban Srikandi Peduli Lingkungan Majapahit (PSPLM).

BACA JUGA :  Kasus Korupsi Bank Jatim Mojokerto, Iwan Beli Proyek di Malang

“Iya (penyelidikan dugaan dumping limbah), tindak lanjut dari pengaduan Srikandi (PSPLM) Mas dan berita online,” tukasnya.

Sementara itu Ketua PSPLM, Suwarti mengatakan, jika pihaknya telah mengadukan adanya dugaan dumping ke Polres Mojokerto pada 11 Mei 2022.

“Kami meminta agar pihak kepolisian bisa menindak tegas jika pembuangan limbah disana berbahaya,” ucapnya pada Lenteramojokerto.com, Rabu (25/5/2022).

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra