info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Periksa 4 Saksi, Kejari Kota Mojokerto Usut Dugaan Korupsi PT BPRS

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Kejari Kota Mojokerto, Kejaksaan, BPRS, Kota Mojokerto, Usut, Korupsi, PT BPRS
Foto Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto

Lenteramojokerto.com, Mojokerto – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto mulai mendalami pengusutan dugaan korupsi di tubuh PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). Hal ini terlihat dari pemanggilaan 4 saksi untuk menjalani pemeriksaan.

Adapun ke-empat saksi yang dipanggil, berasal dari internal PT BPRS Kota Mojokerto; diantaranya Marketing BPRS yakni CR, SH selaku Kacab Pandaan, AR Kabag Umum dan IFB mantan Kacab di Kota Mojokerto.

BACA JUGA :  Kasus Korupsi Bank Jatim Mojokerto, Iwan Beli Proyek di Malang

“Pemeriksaan ini kita lakukan untuk memperkuat pembuktian dugaan tindak pidana korupsi pembiayaan di PT BPRS Kota Mojokerto,” kata Kepala Seksi (Kasi) Intelejen Kejari Kota Mojokerto Ali Prakosa kepada Lenteramojokerto.com, Senin (23/5/2022).

Lebih lanjut, Ali mengatakan jika penyidikan dugaan tindak pidana di PT BPRS masih terus berjalan. Rencanannya minggu ini pihaknya bakal kembali saksi kembali untuk diperiksa.

BACA JUGA :  Pelaku Pencabulan Sesama Jenis Ditetapkan Tersangka

“Saat ini Tim Pidsus masih menyusun jadwal pemanggilan saksi-saksi lainnya,” paparnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Dugaan korupsi PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Kota Mojokerto mulai diusut kejaksaan. Dari hasil audit yang diperoleh penyidik, dugaan kerugain negara dari Window Dressing pembiayaan-pembiayaan bank tersebut mencapai Rp 50 miliar.

“Window Dressing merupakan tindakan pemolesan laporan keuangan agar tampak seolah-olah menampilkan kinerja yang baik,” ucap Kepala Seksi (Kasi) Intelejen Kejari Kota Mojokerto Ali Prakosa, Selasa (8/2/2022).

BACA JUGA :  Korban Pencabulan di Sooko Berpotensi Bertambah jadi 22 Anak

Penanganan kasus dugaan korupsi PT BPRS ini diawali dengan pengayaan informasi dan data (survelans) yang dilakukan sejak pertengahan bulan September 2021.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra