info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Terungkap ! Ini Sosok Reseller Proyek Pemenang Lelang Era MKP jadi Bupati Mojokerto

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Saksi Mahkota, Sidang TPPU, MKP, Proyek Pemenang Lelang,
Foto Sidang TPPU dan Gratifikasi MKP, Rabu (18/5/2022)

Lenteramojokerto.com, Surabaya – Sidang kasus TPPU dan Gratifikasi Mustofa Kamal Pasa (MKP) kembali digelar pada Rabu, (18/5/2022) kemarin. Dalam sidang tersebut, yerungkap sosok Reseller proyek pemenang lelang era MKP menjadi Bupati Mojokerto.

Didepan majelis hakim yang diketuai Marper Pandiangan, karyawan PT Enfis Nusantara Eryk Armando Talla mengaku jika dirinya pernah dijanjikan oleh MKP untuk diberikan 8 paket proyek di wilayah Kabupaten Mojokerto. Namun yang terealisasi dirinya hanya menerima 6 paket proyek.

BACA JUGA :  Korban Pencabulan di Sooko Berpotensi Bertambah jadi 22 Anak

“Pada tahun 2015 saya janjinya seanyak 8 paket (pengerjaan poyek) tapi yang dapat direalisakn hanya 6 paket,” ucapnya di PN Tipikor Surabaya, Rabi (18/5/2022).

Dalam pengerjaan 6 paket proyek ini, Eryk mengatakan jika dirinya hanya menggarap 2 paket pekerjaan sementara lainnya ia jual kepada kontraktor lain.

“Yang 2 paket dikerjakan sendiri oleh pak Hen yang 4 paket dijual lagi,” tuturnya.

2 paket proyek yang ia dan Hendrawa kerjakan, lanjut Eryk memaparkan, yaitu peningkatan jalan di Kecamatan Kemlagi dan peningkatan jalan di Kutorejo senilai .

BACA JUGA :  Pelaku Pencabulan Sesama Jenis Ditetapkan Tersangka

Sementara 4 proyek yang ia jual diantaranya peningkatan jalan Randegan-Benjeng, peningkatan jalan Pohjejer-Tumbuk senilai Rp 7,7 miliar, proyek peningkatan jalan Lakardowo-Benjeng, dan Banjaragung-Sooko.

Adapun keuntungan dari penjualan proyek pemenang lelang ini sebanyak 2,5 persen dari nilai proyek. Eryk mengaku jika keuntungn ini ia bagi bersama Hendrawan selaku pemilik PT Enfis Nusantara.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra