info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Long Storage, Saksi Perpindahan Kali Brantas

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Long storage
Foto Sungai Kalimati (Long Storage)

 

Lenteramojokerto.com, MOJOKERTOSungai kalimati atau yang sekarang lebih dikenal dengan nama Long Storage Kalimati berada di perbatasan antara Sidoarjo dan Mojokerto tepatnya di Desa Kwatu, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

Sungai kalimati awalnya sebagai sungai utama atau aliran sungai brantas. namun di era belanda sungai ini di geser karena tidak sesuai dengan keinginan belanda yang menganggap aliran sungai yang lama terlalu memutar jauh

BACA JUGA :  Korban Pencabulan di Sooko Berpotensi Bertambah jadi 22 Anak

Chosim Kepala Desa Kwatu mengatakan, tidak ada bukti tertulis tentang sejarah kalimati, tapi cerita masyarakat dulu awalnya adalah sungai brantas porong yang sekarang berpindah di sebelah selatan kalimati.

“Konon katanya sungai brantas di pindah pada tahun 1830an berpindahnya pada zaman belanda yang menganggap sungai ini memutar sehingga di luruskan seperti yang ada pada saat ini, mulai dari desa Kwatu sampai ujungnya di desa Krembung”

BACA JUGA :  Kasus Korupsi Bank Jatim Mojokerto, Iwan Beli Proyek di Malang

Pindahnya jalur sungai brantas menjadi pertimbangan Belanda pada waktu itu tentang sektor pengairan di sekitar sungai brantas, sehingga tidak heran jika era belanda dulu sering membangun beberapa dam atau bendungan pengatur air dari hulu sampai hilir sungai brantas.

Long storage
Sungai Kalimati (Long Storage)

“Pada waktu itu belanda menggunakan tenaga manusia warga masyarakat sekitar guna membuat jalur sungai yang baru. karena hanya menggunakan tenaga manusia maka hanya mampu membuat sungai yang kecil, kemudian pada tahun 1960 digunakan alat berat guna memperlebar sungai sampai seperti sekarang”

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra