info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Kursi Wakil Walikota Mojokerto Masih Kosong, Gerindra Desak Segera Diisi

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Foto Gambar ilustrasi

 

Lenteramojokerto.com, Mojokerto – Menteri Dalam Negeri telah mengirimkan surat penetapan dan pengesahan pemberhentian Wakil Walikota Mojokerto, Ahmad Rizal Zakaria karena meninggal dunia beberapa waktu lalu. Meskipun begitu, hingga saat ini proses pemilihan Wakil Walikota (wawali) Mojokerto masih belum ada kepastian kapan akan dilaksanakan oleh DPRD setempat.

Hal ini membuat Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) Partai Gerindra Kota Mojokerto, yang merupakan salah satu partai pengusung pasangan Walikota Ika Puspitasari dan Wakil Walikota Ahmad Rizal Zakaria, mendesak kepada Pimpinan DPRD segera melaksanakan proses pemilihan Wakil Walikota Mojokerto.

BACA JUGA :  Pelaku Pencabulan Sesama Jenis Ditetapkan Tersangka

“Biar tidak terjadi kepincangan kepemimpinan di Kota Mojokerto, kami mendesak kepada pimpinan DPRD segera melaksanakan proses pemilihan wakil walikota. Apalagi Menteri Dalam Negeri juga sudah mengesahkan dan menetapkan pemberhentian Makil Walikota Mojokerto yang sudah meninggal dunia,” ungkap Muh Harun Ketua DPC Partai Gerindra Kota Mojokerto yang ditemui usai mengikiti rapat evaluasi pelaksanaan Pokir tahun 2022 di DPRD, Kamis siang kemarin.

BACA JUGA :  Korban Pencabulan di Sooko Berpotensi Bertambah jadi 22 Anak

Dalam kesempatan tersebut salah satu legislator dari partai Gerindra tersebut juga menyinggung soal penarikan surat pemberitahuan terkait pelaksanan pemilihan Wakil Walikota Mojokerto yang sudah ditandatangani Ketua DPRD Kota Mojokerto.

“Inikan aneh dan janggal, masak surat pemberitahuan dari Sekretariat DPRD yang sudah saya terima mendadak ditarik kembali. Dengan alasan ada perintah dari pimpinan. Waktu itu surat sudah diserahkan pada saya oleh salah satu staf setwan. Tapi setelah saya tinggal sebentar ke kamar kecil, tiba tiba surat tersebut ditarik kembali,” ujar Harun dengan penuh keheranan.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra