info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Kasus Dugaan Jual Beli Tenaga Honorer Terus Bergulir, Inspektorat Lemparkan Perkara Ke Bupati

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Puskesmas Gondang, Gaji Tenaga Honorer
Foto Puskesmas Gondang

 

Lenteramojokerto.com, MOJOKERTO – Kasus dugaan jual beli tenaga honorer seharga 30 juta di UPT Puskesmas Gondang, Mojokerto terus bergulir. Saat ini, Inspektorat telah menyerahkan laporan hasil pemeriksaan kasus tersebut ke Bupati Mojokerto.

Inspektur Kabupaten Mojokerto, Poedji Widodo mengatakan, pihaknya sudah merampungkan penyusunan laporan pemeriksaan dugaan jual beli tenaga honorer di UPT Puskesmas Gondang. Laporan tersebut juga sudah ia serahkan ke Bupati Mojokerto.

BACA JUGA :  Pelaku Pencabulan Sesama Jenis Ditetapkan Tersangka

“Laporan kasusnya sudah saya serahkan ke Bupati Mojokerto sejak Jumat kemarin,” ucapnya kepada Lenteramojokerto.com, Senin (14/2/2022).

Dalam kasus tersebut, Inspektorat Kabupaten Mojokerto telah memeriksa 26 saksi termasuk 16 tenaga honorer yang diduga tidak menerima uapah.
“Termasuk 16 tenaga honorer ini sudah kami periksa,” kata Poedji.

Hanya saja, Poedji belum bisa membeberkan oknum yang diduga terlibat dalam kasus jual beli tenaga honorer ini. Menurutnya, dirinya harus menunggu intruksi dari Bupati untuk proses pemeriksaan lanjutan.

BACA JUGA :  Kasus Korupsi Bank Jatim Mojokerto, Iwan Beli Proyek di Malang

“Kami hanya menindaklanjuti kasus yang ramai ditengah masyarakat. Jadi kami menunggu intruksi bupati. Nanti akan dibentuk tim khusus untuk mendalami kasus ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, salah satu tenaga honorer Puskesmas Gondang mengaku sudah dipanggil Inspektorat Kabupaten Mojokerto pada, Rabu (5/1/2022). Ia diminta untuk memberikan keterangan terkit kasus jual-beli pegawai honorer yang tak menerima gaji hingga hampir dua tahun.

“Iya ditemui dua petugas perempuan disana, ditanya seputar tenaga honorer yang tak dibayar,” ucapnya pada, Rabu (5/1/2022).

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra