info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Kursi Kadis Era MKP Dipatok Ratusan Juta

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Kursi Kadis, MKP, harga PNS,
Foto Saksi saat disumpah

Lenteramojokerto.com, Surabaya – Dugaan jual beli jabatan dalam tubuh birokrasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto era kepemimpinan Mustofa Kamal Pasa (MKP) sedikit demi sedikit mulai terkuak. Setelah dugaan jual beli jabatan camat mulai terungkap, kini muncul dugaan praktik suap untuk menduduki kursi kepala dinas (kadis). Tak tanggung-tanggung, harga yang ditawarkan hampir setara mobil baru, yakni sekitar 200 juta.

Fakta ini terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) mantan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa (MKP) di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (10/2/2022).

BACA JUGA :  Pelaku Pencabulan Sesama Jenis Ditetapkan Tersangka

Bambang Purwanto mengatakan, saat diangkat menjadi Inspektur, ia harus membayar total 200 juta.
“Untuk menggantikan Inspektur yang meninggal, itu saya bayar angsur dua kali,” ucapnya, kepada pimpinan sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (10/2/2022).

Senada dengan Bambang, Mantan kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Mojokerto Mustain mengatakan, Sekitar satu bulan sebelum diangkat menjadi kepala BKPP, Mustakin sempat ditawari Nono (mantan kepala desa Pungging) untuk menduduki kursi kadis tersebut dengan menyiapkan uang sebesar Rp 200 juta.

BACA JUGA :  Kasus Korupsi Bank Jatim Mojokerto, Iwan Beli Proyek di Malang

“Saat itu saya masih menjabat sebaga kepala Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik), orang kepercayaan MKP yaitu Nono mengatakan jika saya akan diangkat menjadi kepala BKPP dengan membayar uang 200 juta,” ucapnya kepada pimpinan sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (10/2/2022).

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra