info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Prasasti Aksara Jawa Kuno Ditemukan di Situs Gemekan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Prasasti, aksara jawa kuno, eskavasi, situs gemekan
Foto Prasasti aksara jawa kuno yang ditemukan di situs gemekan

Lenteramojokerto.com, MOJOKERTO – Tim ekskavasi Situs Gemekan berhasil menemukan prasasti bertuliskan aksara jawa kuno. Diperkirakan artefak yang ditemukan di Dusun Kedawung, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Mojokerto ini berasal dari era sebelum Majapahit.

Prasasti ini ditemukan tim Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur di hari ke tiga eskavasi, Rabu (9/2/2022) sekitar pukul 14.45 WIB di kedalaman 20 meter dari permukaan tanah.

“Setelah tim melakukan penggalian di sisi tengah dan penyisiran di sisi timur situs, akhirnya parasati ini ditemukan di tengah situs,” jelas pamong Ahli Budaya Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim, Andi Muhammad Said.

Prasasti, aksara jawa kuno, eskavasi, situs gemekan
Prasasti aksara jawa kuno yang ditemukan di situs gemekan

Batu dengan diameter 80 cm ini ditemukan dalam kondisi patah. Terdapat ukiran aksara jawa di prastasi tersebut. Namun Andi masih belum bisa berbicara banyak terkait pesan dalam pahatan batu berbentuk segi enam ini. Sebab, hal tersebut memerlukan proses penafsiran dan pengkajian oleh tim ahli.
“Banyak tulisan aksara jawa bahkan itu sampai di sisi sampingnya, Cuma untuk pastinya masih perlu pengkajian lebih lanjut, Diprediksi ini dibuat sebelum era majapahit, mungkin sekitar abad 10,” papar Said.

Masih kata Andi, Situs Gemekan merupakan struktur bagian kaki san pondasi yang diduga bangunan candi. Hanya saja, lebih dari 60 persen situs ini rusak.
“Kerusakan ditemukan pada sisi utara dan timur, area atas yang menutupi bagian prasasti ini juga growol semua. Tidak ada struktur yang tertata, Semuanya hancur, ” ungkapnya.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra