info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Demi WTP, Pejabat Pemkab Mojokerto Era MKP Rela Patungan untuk Mamin BPK

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
WTP, Pejabat, Pemkab Mojokerto, Patungan, Mamin, BPK
Foto Suasanasidang lanjutan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) mantan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa (MKP) di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (3/2/2022).

Lenteramojokerto.com, Mojokerto – Kepala OPD dan Camat di Kabupaten Mojokerto era Mustofa Kamal Pasa (MKP) terlihat kompak demi meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Bahkan mereka rela patungan untuk memberikan makan dan minum (Mamin) petugas BPK.

Tak tanggung-tangung, demi mendapatkan opini audit tertinggi dari BPK terkait pengelolaan anggaran di kementerian atau lembaga negara ini, para pejabat tinggi Pemkab Mojokerto harus memngelurkan uang dengan nominal antara Rp.10 juta hingga Rp.15 juta per orang. Bahkan, dalam setahun iuran ini terjadi empat sampai enam kali.

BACA JUGA :  Oknum Pendamping PKH Rangkap Supplier Hanya di SP, Dinsos Dinilai Tidak Tegas

Fakta ini terungkap dalam sidang lanjutan  kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) mantan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa (MKP) di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (3/2/2022).

Dalam sidang tersebut, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan Lutfi Ariyono mantan Kadis PUPR Mojokerto. Dalam keterangannya di persidangan, Lutfi mengaku pernah membayar iuran untuk biaya WTP dan pembelian Jet Ski.

“Rp.20 juta untuk biaya WTP dan Rp. 15 juta untuk pembelian Jet Ski,” papar Lutfi.

BACA JUGA :  Kemensos Malas Sanksi Pendamping PKH yang Merankap Supplier BPNT di Mojokerto
WTP, Pejabat, Pemkab Mojokerto, Patungan, Mamin, BPK
Suasanasidang lanjutan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) mantan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa (MKP) di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (3/2/2022).

Dirinya juga mengaku pernah membayar sejumlah uang ke MKP namun tidak langsung. “Seperti pada tahun 2016 di Mal City Moro Surabaya Rp.170 juta ke orang yang telah tunjuk oleh MKP,” ucapnya.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra