info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Bebaskan Awang-Awang Dari Prostitusi, Pemkab Mojokerto Gelar Rakor

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Foto Rapat kordinasi (rakor) Pemkab Mojokerto tentang prostitusi di Desa Awang-awang

Lentramojokerto.com, MOJOKERTO – Keberadaan warung remang-remang di Desa Awang-Awang, Kecamatan Mojosari, yang disinyalir menjadi ladang prostitusi menjadi atensi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto. Menyikapi hal ini, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) gelar Rapat Kordinasi (Rakor).

Rapat koordinasi cipta kondisi tersebut berlangsung di ruang rapat Satya Bina Karya (SBK) kantor Bupati Mojokerto, Kamis (27/01) pagi.

Prostitusi
Rapat kordinasi (rakor) Pemkab Mojokerto tentang prostitusi di Desa Awang-awang

Dipimpin oleh Asisten Daerah (Asda) I Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, Didik Chusnul Yakin dan didampingi Kepala Satpol PP Kabupaten Mojokerto, Eddy Taufik.

BACA JUGA :  Kasus Limbah di Bekas Galian C Mojokerto, Polres Uji Sampel ke DLH Jatim

Pertemuan ini diikuti oleh segenap kepala OPD yang memiliki tupoksi dalam hal cipta kondisi warung remang-remang, TNI, POLRI serta perwakilan dari Komisi Penanggulangan HIV AIDS.

Pertemuan ini dilakukan atas dasar dari keresahan masyarakat Desa Awang-Awang yang telah disampaikan secara langsung pada acara rapat audiensi LSM dengan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Rabu (26/01) kemarin. Selain itu, pihak Polsek Mojosari juga sudah melakukan tindakan-tindakan bersifat humanis dibantu dengan instansi terkait seperti Satpol PP. Namun, kegiatan warung remang-remang masih berjalan setiap harinya.

BACA JUGA :  Kasus Limbah di Bekas Galian C Mojokerto, Polres Uji Sampel ke DLH Jatim

Asisten Daerah (Asda) I Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat (Kesra), Didik Chusnul Yakin mengatakan, pada kesempatan ini perlu adanya tanggungjawab bersama, dengan tujuan utama yaitu membebaskan Desa Awang-Awang dari kegiatan prostitusi.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra