info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Mahasiswa Ubaya Meninggal Saat Mendaki Di Gunung Penanggungan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Mahasiswa Ubaya, Penanggungan, Gunung
Foto Korban di Puskesmas Trawas

Lenteramojokerto.com, Surabaya – Seorang mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) dilaporkan meninggal saat mendaki Gunung Penanggungan di Kecamatan Trawas, Mojokerto Mojokerto, Minggu (23/1/2022).

Mahasiswa Fakultas Psikologi Ubaya ini, diduga, meninggal karena kelelahan saat mendaki melalui jalur Tamiajeng.

Diketahui, mahasiswa Fakultas Psikologi Ubaya yang meninggal itu adalah Erfando Ilham Nainggolan, warga Kelurahan Sidotopo Wetan, Kenjeran, Surabaya.

Pengelola jalur pendakian Tamiajeng Khoirul Anam mengatakan insiden yang dialami Erfando terjadi di jalur pendakian Tamiajeng, Kecamatan Trawas, Mojokerto.

BACA JUGA :  Oknum Pendamping PKH Rangkap Supplier Hanya di SP, Dinsos Dinilai Tidak Tegas

“Kejadiannya memang di Tamiajeng, tapi terkait berita nanti satu pintu saja ya, bisa ke Pak Asper (Perhutani) atau kepolisian,” ujarnya.

Mahasiswa Ubaya, Penanggungan, Gunung
Korban di Puskesmas Trawas

Humas Ubaya Hayuning Purnama membenarkan peristiwa yang melibatkan mahasiswanya, korban meninggal dunia sekitar pukul 04.00 WIB di Puskesmas Trawas.

“Meninggal dunia di Puskesmas Trawas sekitar pukul 04.00 WIB,” jelas Hayuning, Minggu (23/1/2022).

Menurutnya, saat di jalur pendakian Tamiajeng korban merasa kelelahan dan akhirnya dilarikan ke Puskesmas Trawas.

BACA JUGA :  Kemensos Malas Sanksi Pendamping PKH yang Merankap Supplier BPNT di Mojokerto

“Kondisi korban di jalur pendakian Tamiajeng kelelahan, kemudian kami bantu turun ke bawah, masih bernyawa. Dinyatakan meninggalnya di puskesmas,” jelasnya.

Mewakili Kampus Ubaya, Hayuning menyampaikan duka cita kepada keluarga atas meninggalnya korban.

“Saya mewakili Ubaya menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya almarhum. Kami dalam perjalanan ke rumah duka,” tandasnya.

Sebelumnya, Kapolsek Trawas AKP Didit Setiawan membenarkan adanya seorang mahasiswa meninggal dalam pendakian di Gunung Penanggungan.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra