info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Permasalahkan Pengangkatan Sekda Kabupaten Mojokerto, LSM Tembak Audiensi Ke DPRD

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Lsm Tembak, LSM Mojokerto, Mojokerto, Sekda, Kabupaten Mojokerto
Foto Mahrodji Ketua LSM Tembak

Lenteramojokerto.com, MOJOKERTO – LSM Tekad Masyarakat Berantas Korupsi (TEMBAK) menggelar audiensi dengan DPRD Kabupaten Mojokerto, Rabu (19/01/2021).

Mereka mempermasalahkan pengangkatan Teguh Gunarko menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mojokerto.

Dalam audiensi yang digelar di Gedung DPRD Jalan R.A Basoeni Sooko ini LSM Tembak menyatakan Mosi Tidak Percaya kepada Bupati Mojokerto Ikfina Fatmawati. Pasalnya, Ikfina mengangkat Teguh Gunarko sebagai Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mojokerto yang dinilai telah cacat hukum dan melanggar undang-undang.

BACA JUGA :  Oknum Pendamping PKH Rangkap Supplier Hanya di SP, Dinsos Dinilai Tidak Tegas

Ketua LSM TEMBAK Mahrodji Mahfud mengatakan, bahwa diangkatnya Teguh Gunarko untuk mengisi lowongan jabatan tinggi Sekdakab Mojokerto tersebut terkesan seperti by design.

“Teguh ini tidak layak, karena track recordnya pernah melanggar hukum, apa Bupati pura-pura nggak tau, kalau seharusnya di Tahun 2014 Teguh Gunarko masuk penjara dan dipecat dari PNS,” ucapnya.

Lsm Tembak, LSM Mojokerto, Mojokerto, Sekda, Kabupaten Mojokerto
Audiensi LSM Tembak ke DPRD Kabupaten Mojokerto

 

Mahrodji menjelaskan bahwa Teguh Gunarko pernah digugat oleh jaksa penuntut umum ke PN Tipikor Surabaya pada 27 September 2011 atas kasus dugaan korupsi.

BACA JUGA :  Kepala Dusun Ditemukan Tewas di Area Persawahan Trowulan

“Teguh ditahan selama 7 bulan pada proses hukum terebut,” Mahrodji menjelaskan.

Tak hanya itu, dalam audiensi kali ini Mahrodji menyebut bahwa Bupati Mojokerto Ikfina Fatmawati adalah Bupati Boneka dan membohongi publik.

Hal ini merujuk pada pengakuan Bupati yang mengatakan suaminya yakni Mustofa Kamal Pasa (MKP) diawasi ketat di LP. namun dalam dugaan Mahrodji MKP kerap video call dengan untuk melakukan koordinasi.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra