info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Inspektorat Dalami Dugaan Jual Beli Pegawai Honorer, Sejumlah Pihak Terkait Dipanggil

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Inspektorat, Kabupaten Mojokerto, Jual Beli Pegawai Honorer,
Foto Foto Depan Kantor Inspektorat Kabupaten Mojokerto

Lenteramojokerto, MOJOKERTO – Dugaan Kasus jual beli pegawai Honorer di UPT Puskesmas Gondang mulai didalami Inspektorat Kabupaten Mojokerto. Usai menggelar sidak di Puskesmas Gondang, sejumlah pihak terkait telah dipanggil Inspektur.

Pemanggilan tersebut disampaikan Plt Inspektur Kabupaten Mojokerto Poeji Widodo. Saat ini, pihak Inspektorat masih dalam proses penyusunan laporan.
“Semua pihak yang terkait dalam kasus tersebut sudah dimintai keterangan,” ucap Poeji kepada Lenteramojokerto.com pada, Senin (17/1/2022).

BACA JUGA :  Kakek di Trowulan Ditemukan Tewas Gantung Diri

Poeji masih belum bersedia membeberkan hasil dari pemeriksaan lantaran masih didalami oleh Inspektorat. Hanya saja, ia menegaskan jika kasus tersebut akan diproses.

“Yang dipanggil untuk pemeriksaan pelapor, pihak terlapor, Tenaga Harian Lepas (honorer) dan beberapa pihak yang terkait. Hasilnya masih didalami teman-teman,” paparnya.

Saat ini pihak Inspektorat berupaya untuk menggali keterangan siapa saja pihak-pihak yang diduga terseret dalam kasus jual beli pegawai tersebut.
“Iya, informasi yang beredar seperti itu (jual-beli pegawai). Saat ini teman-teman menggali informasi,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Kasus Limbah di Bekas Galian C Mojokerto, Polres Uji Sampel ke DLH Jatim

Terpisah, salah satu tenaga honorer Puskesmas Gondang mengaku sudah dipanggil Inspektorat Kabupaten Mojokerto pada, Rabu (5/1/2022). Ia diminta untuk memberikan keterangan terkit kasus jual-beli pegawai honorer yang tak menerima gaji hingga hampir dua tahun.

“Iya ditemui dua petugas perempuan disana, ditanya seputar tenaga honorer yang tak dibayar,” ucapnya pada, Rabu (5/1/2022).

Pria warga kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto ini diperiksa selama hampir satu jam. “Datang jam 12.30 selesai jam 13.30, tapi hasilnya belum dikasih tau,” pungkasnya.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra