ADVERTISEMENT

Luncurkan Program “Migor 14 Ribu”, Mendag Lutfi: Langkah Konkret Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Bapok

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Foto Mentri Perdagangan, Muhammad Lutfi

 

Lenteramojokerto.com, JAKARTA – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyatakan Pemerintah melakukan langkah konkret dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dengan harga terjangkau sehingga stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga. Penegasan ini dikemukakan pada saat menghadiri peluncuran “Program Migor 14 Ribu” dan “Holding BUMN Pangan ‘ID Food’” yang diluncurkan Kementerian Badan Usaha Milik Negara di Museum Fatahillah, Jakarta, hari ini (12/1).

BACA JUGA :  Sejumlah Pedagang di Pasar Tradisional Masih Pasang Harga Minyak Goreng Mahal

Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury, dan Direktur Utama PT RNI (Persero) Arief Prasetyo Adi.

“Sesuai mandat Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Perdagangan untuk menjamin stabilitas harga bapok, program ‘Migor 14 Ribu’ diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat terhadap minyak goreng, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu,” ujar Mendag Lutfi.

BACA JUGA :  Mendag: Side Events G20 Promosikan Keragaman Budaya dan Potensi Investasi Serta Pariwisata

Mendag Lutfi menjelaskan, program ‘Migor 14 Ribu’ diharapkan dapat terus mempertahankan penerimaan devisa kelapa sawit yang harganya sangat baik di pasar internasional. Selain itu, juga dapat menjaga keterjangkauan serta ketersediaan minyak goreng bagi masyarakat.

“Kami saat ini sedang melakukan intervensi dengan menggunakan mekanisme Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) yaitu menyiapkan 1,2 miliar liter untuk enam bulan pertama 2022. Saya jamin harga minyak goreng akan berada di Rp14.000/liter,” tegas Mendag Lutfi.

BACA JUGA :  Kemendag Lepas Ekspor Produk Unggulan Desa Senilai Rp700 Juta

Mendag Lutfi menambahkan, pada 2022, tren permintaan bapok akan lebih besar daripada pasokan. Saat ini, Kementerian Perdagangan sedang mengatur logistik di 2022. Sehingga, Holding BUMN Pangan ‘ID Food’ yang juga diluncurkan hari ini diharapkan dapat turut mendukung pemerintah dalam menjaga stabilitas dan ketersediaan bapok.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra