info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Limbah Debu Diduga Dari PT Kobin Keramik Industri Bertaburan, PT SBP Rugi Hingga 40 Persen

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Limbah debu, Ngoro, NIP
Foto Pegawai PT Second Best Packing saat melihat debu diatas bahan produks di gudang

Lenteramojokerto.com, NGOROLimbah debu yang diduga berasal dari PT Kobin Keramik Industri di kawasan Ngoro Industri Persada (NIP) membuat PT. SBP (Second Best Packing) merugi.

Pasalnya, limbah debu berupa partikel-partikel kecil berwarna coklat yang terhembus angin lantas masuk ke dalam gudang produksi pabrik yang berada tepat di sebelah pabrik PT SBP.

Kejadian sudah berlangsung sejak Januari 2021 hingga kini. Akibatnya, pabrik mengalami penurunan kwalitas produksi hingga 40 persen.

BACA JUGA :  Diduga Melakukan Pencabulan Anak, Guru Ngaji di Sooko Dilaporkan ke Polisi

Ironisnya, limba debu itu juga berdampak pada kesehatan sekitar 100 pekerja yang berada di 3 gudang produksi. Mereka harus menghirup partikel debu itu. Selain pada kesehatan, partikel debu itu membuat mata perih.

PT SBP, Limbah Debu
Pegawai PT Second Best Packing saat menunjukan debu di atas bahan produksi

Kuasa hukum PT. SBP, Iis Rahmawati mengatakan bahwa pihaknya sudah melayangkan komplain kepada PT. Kobin dan pengelola kawasan NIP. Namun, pihak perusahaan PT. Kobin yang memproduksi keramik itu hanya menjanjikan.

BACA JUGA :  Pulihkan Kekosongan Anggota, KPRI Budi Artha Selenggarakan PAW

“Komplain sudah kita ajukan. Bahkan sudah dimediasi oleh pengelola NIP tapi tidak ada perubahan sama sekali. Bahkan, sejak Selasa (11/1) kemarin malam debu masuk ke gudang lebih parah dari biasanya,” jelasnya, Rabu (12/1/2022).

Lebih lanjut Iis menjelaskan atas ganguan debu itu, pihaknya juga sudah melayangkan gugatan kepada PT. Kobin Keramik Industri ke Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto terkait adanya limbah udara yang dihasilkan.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra