ADVERTISEMENT

Kasus Tenaga Honorer Tak Dibayar, Dinkes Terkesan Lepas Tangan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Dinkes, Jual Beli Pegawai Honorer
Foto Foto Ruang Tamu Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto

Mojokerto, Lenteramojokerto.com – Kasus tenaga honorer tak dibayar setelah bekerja hampir 2 tahun di Puskesmas Gondang, Kabupaten Mojokerto semakin pelik.

Pasalnya, saat dikonfirmasi PLT Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Dokter Ulum Rokhmat terkesan lepas tangan dan tidak tau apa-apa.

“Terkait honorer atau bukan kami kurang mengerti, sebab di data kami tidak ada nama yang bersangkutan,” ungkapnya saat dikonfirmasi di kantornya pada, Jumat (31/12/2021).

BACA JUGA :  Minuman Ini Ternyata Baik Untuk Hati

Ia pun menjelaskan jika semua tenaga honorer yang tercatat dalam data dinas kesehatan sudah dibayar semuanya.
“Kalau tenaga honorer didata kami sudah dibayar semuanya,” tegasnya.

Lebih lanjut, disinggung masalah SK ia mengaku bahwa itu bukan keluar dari pihaknya.

“Semua tenaga Honorer di Dinkes itu ada kontraknya dan menyesuaikan DPA yang dibutuhkan,” jelasnya.

Dr Ulum juga menganggap tenaga honorer yang tidak digaji tersebut hanya magang dan terkait gaji mengikuti kedua belah pihak. disinggung masalah panismen ia masih belum berkenan memberikan komentar.

BACA JUGA :  Sejumlah Fasilitas Umum Di Modongan Terendam Banjir

“Intinya seperti magang jadi untuk gaji itu tergantung kedua belah pihak,” pungkasnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Sejumlah tenaga honorer yang bekerja di UPT Puskesmas Gondang Kabupaten Mojokerto mengeluh tidak menerima gaji.

Berdasarkan Surat Keterangan (SK) yang oleh Kepala UPT Puskesmas Gondang, Dr Rosa Priminta pada tanggal 30 Desember 2019 ini, Para tenaga honorer yang bekerja sejak 2 Januari sampai 31 Desember 2020 ini tidak menerima gajinya hingga hampir 2 tahun.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra