info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Miris, Separuh Lebih Tanah Milik Janda Tiga Anak di Pungging Diduga Diserobot Mantan Lurah

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest

Pungging, Lenteramojokerto – Seorang Janda (Mbok Rondo) Mujiati (52) warga desa Bangun, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto tengah berjuang untuk mendapatkan tanah peninggalan suaminya yang diduga diserobot mantan lurah.

Penyerobotan hak tanah yang dilakukan oleh mantan lurah desa Bangun Moch Ikhsan (65) diketahui Mujiati setelah keluarnya sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang didapati separuh lebih tanah milik Janda tiga anak ini sudah berganti kepemilikan.

BACA JUGA :  Korban Pencabulan di Sooko Berpotensi Bertambah jadi 22 Anak

“Awalnya saya ingin memecah tanah saya dan dibuatkan sertifikat untuk anak saya, tapi yang keluar sertifikatnya hanya atas nama anak saya yang kedua,” ucap Mujiati kepada awak media di kediamanya pada, Rabu (29/12/2021).

Menurut Mujiati, jika sebelumnya tanah miliknya seluas 2170 meter persegi. Namun sertikitatbyang keluar tertulis hanya seluas 289 meter persegi. Tanah ini merupakan warisan dari suaminya.

BACA JUGA :  Pelaku Pencabulan Sesama Jenis Ditetapkan Tersangka

“Seluas 840 meter itu dibagi jadi tiga sertifikat atas nama orang lain,” ujarnya.

Mengetahui hal ini, Mujiati langsung melakukan pengecekan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Mojokerto, ternyata tanah milik Mujiati tersebut kini berganti nama kepemilikan oleh Moch Ikhsan yang seorang mantan lurah dengan saudaranya yakni Sulistyono, Tatik Purwati, dan Yogi Dwi Kurniawan.

“Saya sempat tanya ke desa leter c milik saya, tapi tidak dikasihkan. Lalu saya tanya ke BPN akhirnya dikasihkan, luasnya awalnya 2.170 meter persegi,” jelasnya.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra