ADVERTISEMENT

Setelah Ditetapkan Tersangka, Guru Honorer di Jatirejo Kembalikan Sebagian Uang Hasil Korupsi PNPM

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Foto Petugas saat menghitung uang pengembalian kasus korupsi PNPM Jatirejo

Mojokerto, Lenteramojokerto.com – Setelah ditetapkan menjadi tersangka atas kasus tindakan korupsi dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MP) Kecamatan Jatirejo, Mojokerto, Maretik Dwi Lestari (31) kini telah mengembalikan sebagian uang yang berhasil ditilapnya.

Diketahui Maretik warga desa Mojogeneng, kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto merupakan guru honorer di salah satu sekolah tingkat dasar di Jatirejo.

BACA JUGA :  Sejumlah Fasilitas Umum Di Modongan Terendam Banjir

“Kami telah menerima uang pengembalian sebesar Rp 261,482,400 dari tersangka kasus tindakan korupsi PNPM Kecamatan Jatirejo, Mojokerto,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto Gaos Wicaksono kepada awak media di kantornya, Jalan RA Basuni, Kecamatan Sooko, Kamis (16/12/2021).

Pnpm, korupsi, jatirejo,
Gaos Wicaksono Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto (Tengah) saat menunjukan uang pengembalian tersangka kasus korupsi PNPM Jatirejo

Lebih lanjut Gaos mengatakan, tersangka yang merupakan guru honorer tingkat dasar masih membawa uang negara sebesar Rp 203,530,000 yang ia ambil dari dana PNPM.

BACA JUGA :  Sejumlah Pedagang di Pasar Tradisional Masih Pasang Harga Minyak Goreng Mahal

“Masih kurang, tersangka membawa uang sebanyak Rp 464,985,400,” lanjut Gaos.
Pengembalian uang negara kali ini diserahkan oleh UPK PNPM Kecamatan Jatirejo.

Selanjutnya, uang tersebut akan disetorkan ke kas negara melalui Rekening Penyimpanan Lain (RPL).
Dalam pemberitaan sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto berhasil membongkar kasus tindakan korupsi dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) pada, Kamis (2/11/2021). Tersangka yang diketahui bernama Maretik Dwi Lestari (31) kini harus mendekam di Lapas kelas II B Mojokerto selama 20 hari kedepan.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra