ADVERTISEMENT

Video Awan Merah Disertai Kilatan Petir Gemparkan Warganet, Ini Penjelasan BMKG

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
awan merah
Foto Tangkapan layar penampakan awan merah disertai kilatan petir di langit pacet, Senin (13/12/2021) malam,

Mojokerto, Lenteramojokerto.com – Sebuah video awan merah disertai kilatan petir yang diduga muncul di langit pacet gemparkan jagat maya. Sontak hal ini langsung direspon oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stamet Juanda.

 

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stamet Juanda Teguh Tri Susanto mengatakan, dari hasil pantauan dari beberapa gambar dan video yang viral di masyarakat Jawa Timur fenomena awan yang terlihat berwarna merah merupakan hal yang biasa terjadi.

BACA JUGA :  Empat Kelurahan Di Kota Mojokerto Banjir Setelah Diguyur Hujan Selama Tiga Jam

“Masyarakat tidak usah panik, fenomena alam tersebut  muncul di langit wilayah Malang, Mojokerto, dan sekitarnya,” ucapnya dikutip dari Instagram Infobmkgjuanda, Senin (13/12/2021).

awan merah
Tangkapan layar penampakan awan merah disertai kilatan petir di langit pacet, Senin (13/12/2021) malam,

Lebih lanjut, Teguh menjelaskan bahwa Warna kemerahan pada awan dan langit disekitarnya disebabkan adanya pembiasan cahaya matahari oleh partikel-partikel yang ada di atmosfer.

“Sehingga menghasilkan energi yang rendah, gelombang panjang, dan memunculkan warna kemerahan,” papar teguh.

BACA JUGA :  600 Lansia Di Kota Mojokerto Terima Vaksin Booster

Fenomena langit kemerahan ini, sambung teguh menjelaskan,  biasanya terjadi pada saat sore menjelang malam hari. “semakin rendah posisi matahari dari garis cakrawala, maka semakin rendah pula cahaya merah yang dicapai,” ungkapnya.

Pada sore hari, Teguh mengaku bahwa radar BMKG Juanda memantau ada banyak pertumbuhan awan Cumulonimbus disekitar lokasi pada video.

“Awan Cumulonimbus merupakan satu-satunya jenis awan yang dapat menghasilkan petir, sambaran kilat dari awan ini menambah cahaya kemerahan dari langit tersebut,” pungkasnya.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

No Content Available

Lentera Sastra