info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Puluhan Kader HMI Bentangkan Banner ‘Evaluasi Akhir Tahun Kepemimpinan Neng Ita’

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest

Mojokerto, Lenteramojokerto.com – Tak puas dengan kepemimpinan Walikota Mojokerto Ika Puspitasari puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) gelar aksi bentang banner didepan gerbang kantor pemerintah kota (Pemkot) Mojokerto, Senin (13/12/2021).

Terlihat sebuah banner berukuran sekitar 5×1 meter bertuliskan ‘Evaluasi Akhir Tahun Kepemimpinan Ning Ita’ membentang tepat di gerbang masuk Kantor Pemkot Mojokerto. Terdapat beberapa tulisan dari pylog dalam baner tersebut dengan tulisan ‘Pemimpin Proyek’.

BACA JUGA :  Pelaku Pencabulan Sesama Jenis Ditetapkan Tersangka

Ketua Cabang HMI Mojokerto, Elang Teja Kusuma mengatakan, tujuan aksi tersebut sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja Walikota Mojokerto. Tidak hanya itu, sejumlah proyek mangkrak juga tak lepas dari Evaluasi HMI.

“Tulisan Evaluasi dalam spanduk ini berkaca pada beberapa proyek seperti Alun-alun, dan lainya,” ucapnya kepada awak media, Senin (13/12/2021).

Selain proyek mangkrak, Teja juga mengyoroti beberapa pembangunan yang tidak berjalan efektif, seperti pasar prapanca dan rest area.

BACA JUGA :  Kasus Korupsi Bank Jatim Mojokerto, Iwan Beli Proyek di Malang

“Ada beberapa proyek yang kami nilai tidak efektif, ini yang perlu dievaluasi dari walikota,” jelasnya.

yang ia rangkum dalam beberapa tuntutan.
“Pertama terkait RTH (ruang terbuka hijau) di Kota Mojokerto yang seharusnya 30% tapi yang kita lihat masih sangat kurang,” katanya.

Selanjutnya, Teja sapaan akrab ketua HMI Mojokerto juga menyoroti keterbukaan informasi publik. Dalam pandangan Teja, masyarakat masih susah mengkases informasi baik itu informasi dari OPD, Kecamatan, dan lainya.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra