info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Implementasi Perizinan Ekspor Impor Melalui Sistem Indonesia National Single Window (SINSW)

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
mendag
Foto Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi (dok humas kemendag)

JAKARTA, Lenteramojokerto.com – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi telah menerbitkan Peraturan
Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 19 Tahun 2021 tentang Kebijakan dan Pengaturan Ekspor
dan Permendag Nomor 20 Tahun 2021 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor yang telah berlaku
pada 15 November 2021, termasuk perizinan ekspor dan impor. Kedua Permendag tersebut merupakan produk hukum turunan Undang undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja.

BACA JUGA :  Kunjungi Lulu Group International di Abu Dhabi, Mendag Zulhas: Dorong Produk UKM Indonesia Tembus Pasar Timur Tengah

Dengan berlakunya kedua Permendag baru ini, maka semua peraturan dalam permendag terkait
ekspor dan impor sebelumnya kini telah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi. Namun, perizinan
berusaha yang telah diterbitkan berdasarkan peraturan sebelumnya dinyatakan tetap berlaku sampai
dengan masa berlakunya berakhir.

Selengkapnya mengenai ketentuan ini diatur dalam Pasal 49 dan Pasal 50 Permendag Nomor 19 Tahun 2021 untuk perizinan berusaha di bidang ekspor; dan Pasal 52, Pasal 53, dan Pasal 54 Permendag Nomor 20 Tahun 2021 untuk perizinan berusaha di bidang impor.

BACA JUGA :  Mendag Zulhas : Perjanjian Indonesia–UAE CEPA Ditandatangani, Upaya Tingkatkan Ekspor ke Kawasan Teluk dan Timur Tengah
Mendag, SINSW, Perizinan Ekspor Impor

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi (dok humas kemendag)

Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Indrasari Wisnu Wardhana menyampaikan, salah satu
perubahan penting dalam pengaturan perizinan ekspor impor dengan berlakunya kedua Permendag
ini adalah implementasi Single Submission (SSm), yaitu pengajuan perizinan melalui Sistem Indonesia
National Single Window (INSW). Tujuannya, adanya data yang terintegrasi antar K/L dan menjadi
superset data untuk menghilangkan repetisi dan duplikasi.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra