info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Fakta Baru Muncul, Kasus Mahasiswi Bunuh Diri di Sooko Mulai Didalami Polisi

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest

EKSKLUSIF, Lenteramojokerto.com – Setelah sebelumnya diduga depresi akibat ditinggal sang ayah meninggal, kini muncul fakta baru dibalik aksi bunuh diri mahasiswi cantik Novia Widyasari Rahayu (23) asal Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Fakta Baru, Bunuh diri
Foto ScreanShoot curhatan korban yang diuploag akun instagram diduga milik korban

Dari data yang didapat tagarterkini.com media partner Lenteramojokerto.com, akun sosial media instagram dengan nama noviawidyasr yang diduga milik korban sempat memposting curahan hati korban ke salah satu temannya melalui pesan whatsapp.

BACA JUGA :  Kasus Dugaan Pencabulan Sesama Jenis di Mojokerto Naik ke Tahap Penyidikan, SPDP Sudah Diterima Kejari

“Aku iki lapo, aku iki cerito dianiaya keluargae rendy, dianiaya rendy,” tulisnya postingan tersebut.

Dalam postingan akun noviawidyasr, korban menceritakan bahwa sebelumnya ia pergi ke Malang untuk mengambil sertifikat Toefl.

“Lapo kok seng mbok anu iki aku, aku nang malang njukuk sertifikat toefl, yowes intine masalahku gak selesai,” lanjutnya dalam tulisan posting tersebut.

“La lapo kok kudu aku seng mbok antemi, arek seng gak duwe bapak, lapo gak rendy ta keluargane kono,” pungkas korban.

BACA JUGA :  Akselerasi Baligh jadi Modus Terduga Pelaku Pencabulan Sesama Jenis di Mojokerto

Namun sayangnya, postingan akun instagram tersebut sudah dihapus.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan akan mendalami temuan fakta baru dibalik kematian mahasiswi Unibersitas Bhayangkara Malang ini.
“Belum bisa dipastikan apakah korban mendapatkan tekanan dari temannya, cuman kita akan mendalami fakta baru ini,” jawab Andaru saat dikonfirmasi lenteramojokerto.com, Jumat (3/12/2021).

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra