info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Korupsi Dana PNPM-MP, Guru Honorer di Jatirejo Harus Mendekam di Lapas II B Mojokerto

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
korupsi dana pnpm-mp
Foto Tersangka kasus tindak pidana korupsi dana PNPM-MP saat menuruni tangga kantor kejaksaan negeri Mojokerto

Mojokerto, LenteramojokertoKejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto berhasil membongkar kasus tindakan korupsi dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) pada, Kamis (2/11/2021). Tersangka yang diketahui bernama Maretik Dwi Lestari (31) kini harus mendekam di Lapas kelas II B Mojokerto selama 20 hari kedepan.

Maretik yang merupakan warga desa Mojogeneng, kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto telah menyalahgunakan wewenangnya sebagai kasir PNPM-MP untuk menilap uang negara untuk kepentingan pribadinya. Diketahui sebanyak Rp 464,985,400 dana PNPM-MP raip.

BACA JUGA :  Barang Bukti Narkoba hingga Bak Mandi Dimusnahkan Kejari Kabupaten Mojokerto
korupsi dana pnpm-mp
Tersangka kasus tindak pidana korupsi dana PNPM-MP saat menuruni tangga kantor kejaksaan negeri Mojokerto

Kepala Kejaksaan Negeri Mojokerto, Gaos Wicaksono mengatakan, Pelaku yang juga merupakan seorang guru honorer di salah satu sekolah tingkat dasar ini, mendapatkan uang setoran dari kelompok peminjam di program Simpan Pinjam Khusus Perempuan (SPKP) dan Usaha Ekonomi Produktif (UEP). Namun, uang setoran tersebut tidak dilaporkan ke PNPM-MP.

“Pelaku waktu itu menjabat sebagai kasir PNPM-MP tahun 2018-2019. Saat kelompok peminjam memberikan setoran malah tidak dilaporkan ke PNPM-MP, malah dibuat untuk kepentingan pribadinya,” kata Gaos.

BACA JUGA :  Kasus Dugaan Pencabulan Sesama Jenis di Mojokerto Naik ke Tahap Penyidikan, SPDP Sudah Diterima Kejari

Lebih lanjut gaos menjelaskan, setelah melalui audit dari Inspektorat total sebanyak Rp 464,985,400 uang negara lenyap.

“Uang tersebut harusnya masuk ke kas PNPM-MP,”

Akibat perbuatannya, Maretik dikenakan pasal 1 dan 2 UU Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman sedikitnya 4 tahun Penjara. (Diy)

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra