info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Berikut Kronologi Pembongkaran Kasus Penggelapan Motor Lintas Provinsi oleh Pihak Polisi

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Penggelapan Motor Lintas Provinsi
Foto Polresta Mojokerto saat memaparkan kronologi penangkapan komplotan Penggelapan Motor Lintas Provinsi

Mojokerto, Lenteramojokerto.com – Kasus penipuan dan penggelapan sepeda motor lintas provinsi yang membuat salah satu perusahaan leasing di Mojokerto merugi 1,2 miliar berhasil dibongkar polisi. Dengan modus memalsukan dokumen leasing finance (Finance Lease), para pelaku berhasil menggondol sekitar 70 motor.

 

Pembongkaran kiasus ini berawal dari laporan pihak perusahaan leasing PT Mega Finance terkait temuan kejanggalan laporan keuangan. Di mana terjadi pembengkakan biaya pembayaran kredit yang diajukan dari dealer.

BACA JUGA :  Belum Ada Tersangka, Kejaksaan Tanyakan Perkembangan Hasil Penyidikan Kasus Uang Baru 3,7 M

Polresta Mojokerto langusng menindaklanjuti pelaporan tersebut dengan melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Nanda Agus yang saat itu menjabat sebagai Credit Marketing Office (CMO)/Surveyor PT Mega Finance. Tak berhenti disitu, Polisi terus melakukan pengembangan hingga berhasil menangkap 6 pelaku sedangkan lima tersangka lainnya masih dicari.

Dalam melancarkan aksinya, Nanda memanipulasi data konsumen agar mendapatkan motor dari dealer. “Sebanyak 77 data konsumen yang dimasukkan, 14 pengajuan asli dan 63 pengajuan fiktif,” ucap Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Rofiq Ripto Himawan.

BACA JUGA :  Belum Ada Tersangka, Kejaksaan Tanyakan Perkembangan Hasil Penyidikan Kasus Uang Baru 3,7 M
Polresta Mojokerto saat memaparkan kronologi penangkapan komplotan Penggelapan Motor Lintas Provinsi

Setelah penginputan, Nanda bekerjasama dengan Bram Wiratna untuk pendanaan uang muka sepeda motor sebagai syarat pengambilan.

“Bram Wiranta yang membayar DP, sedangkan lainnya bertugas mencari pelanggan,” lanjut Rofiq.

Sepeda motor yang berhasil didapat, dijual kembali dengan kondisi motor bekas. Agar tidak dicurigai, pelaku mengubah speedometer sebelum dijual.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra