info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Instruksi Bupati Tidak Dipenuhi DPUPR, Target Perbaikan Jembatan Rusak di Dawarblandong Selesai dalam Seminggu Malah Belum Tersentuh

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest

 

Dawarblandong, Lenteramojokerto.com – Intruksi Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati untuk menyelesaikan perbaikan jembatan di Dusun Talunbrak, Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong terlihat tak mampu dipenuhi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

Pasalnya, perbaikan jembatan yang ditargetkan bupati selesai dalam waktu sepekan, nyatanya hingga saat ini masih belum ada pembangunan. Sontak, perbaikan jembatan antar kabupaten yang terkesan dibiarkan ini membuat warga sekitar resah.

BACA JUGA :  Polsek Puri Bekuk Penjual Permen Rasa Sabu Asal Trowulan
Kondisi terkini jembatan rusak di Dusun Talunbrak, Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong (19/11/2021) belum ada perbaikan

Menurut keterangan Saji warga sekitar, seminggu yang lalu Bupati sempat meninjau kondisi jembatan yang menghuhungkan antara Kabupaten Mojokerto dan Gresik ini. Dalam peninjauan tersebut, Ikfina juga meminta Dinas PUPR untuk menyelesaikan perbaikan jembatan ini.

“Tapi sudah satu minggu lebih tidak ada pembangunan sama sekali. Setelah bupati kesini tidak ada tindak lanjut sampai saat ini,” ucapnya saat diwawancara Lenteramojokerto.com pada, Jumat (19/11/2021).

BACA JUGA :  Korban Tewas Kecelakaan Tol Sumo Bertambah Jadi 16 Orang

Masih kata Saji, selama ini tidak ada perangkat Pemkab yang datang untuk meninjau kembali. Dirinya juga mempertanyakan keseriusan Pemkab dalam membenahi jembatan ini.
“Tidak ada yang datang lagi. Terus janji bupati kemarin gimana ? Katanya satu minggu selesai, tapi belum ada apa-apa,?” Ucapnya.

Selain itu, Suwaji yang juga warga setempat mengatakan, rusaknya jembatan ini membuat warga Dusun Talunbrak resah. Hal ini karena jembatan ini menjadi akses utama warga ke pasar dan juga anak anak sekolah.
“Sekarang jembatan tidak bisa dilalui dengan Motor, anak-anak desa kalau mau kesekolah harus jalan dan jaraknya sangat jauh,” ucapnya.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra