info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Sidak ke Kecamatan Ngoro, Dewan Temukan Satu Galian Diduga Ilegal

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest

 

Mojokerto, Lenteramojokerto.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mojokerto melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di sejumlah titik lokaksi galian di Ngoro. Dalam sidak yang dilakukan pada, Senin (15/11/2021) pagi hari, ditemukan satu aktivitas pertambangan galian c yang diduga ilegal.

Dalam sidak tersebut, rombongan Dewan yang terdiri dari Komisi I dan Komisi III DPRD Kabupaten Mojokerto ditemani DPUPR, DLH, Satpol PP dan Camat Mojokerto menijau 4 lokasi galian.

BACA JUGA :  Dugaan Pencabulan Sesama Jenis di Sooko, Keluarga Korban : Anak Saya Bercerita Sambil Menangis

Sidak di Ngoro, Sidak, Galian C,

Sebanyak 3 titik galian yang berada di Dusun Sekantong, desa Kunjorowesi diketahui milik PT Mutiara Timur, PT Barokah dan CV Wirabumi.

Sedangkang dalam sidak ke dusun/desa Srigading, terdapat satu titik aktivitas pertambangan yang masih tidak diketahui pemiliknya dan diduga Ilegal.

Anggota DPRD Mojokerto, H Santoso mengatakan bahwa sidak ini dilakukan untuk merespon keluhan masyarakat terkait galian c yang ada di Ngoro.

BACA JUGA :  Barang Bukti Narkoba hingga Bak Mandi Dimusnahkan Kejari Kabupaten Mojokerto

“ada informasi dan maraknya keluhan masyarakat dengan fasilitas jalan, infrastruktur yang rusak karena dilewati galian C yang diduga ilegal, akhirnya kami melakukan sidak,” ucapnya.

Lanjut Santoso, dalam sidak tersebut pihak dewan menemukan satu titik galian yang diduga ilegal.
“Satu titik didesa Srigading tidak tau pemiliknya,” ucapnya.

Masih kata Santoso, hasil dari sidak ini akan dirapatkan bersama sejumlah dinas terkait untuk dibuat surat rekomendasi agar perizinannya ditertibkan.

BACA JUGA :  Pulihkan Kekosongan Anggota, KPRI Budi Artha Selenggarakan PAW

“Secepatnya, akan kita tindak lanjuti bersama dinas terkait,” pungkasnya. (Diy)

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra