info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

Korban Pencabulan di Ponpes Kutorejo Bertambah Menjadi 4 Santriwati

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
Korban pencabulan, bertambah, ponpes
Foto Pengacara para korban, M Dhoufi

Kutorejo, Lenteramojokerto.com Korban pencabulan anak dibawah umur yang dilakukan pengasuh Ponpes di Kecamatan Kutorejo, Mojokerto kini bertambah menjadi empat.

Menurut pengacara para korban, M Dhoufi mengatakan, kasus pencabulan yang dilakukan oleh AM kini bertambah tiga korban baru yang diantaranya gadis berusia 12 tahun asal lamongan, dan kakak beradik asal surabaya berusia 12 dan 10 tahun.
“Saat ini total ada 4 korban, ada tambahan tiga korban,” kata Dhoufi pada awak media, Rabu (27/10/2021).

BACA JUGA :  Korcam PKH Kutorejo Ketahuan Merangkap jadi Supplier E-Warong

Ketiga korban baru, lanjut Dhoufi, sudah dimintai keterangan dan sudah di BAP oleh penyidik.
“Tiga korban baru dalam pengakuan awal dicabuli saja oleh tersangka. Para korban sudah dimintai keterangan,” ungkapnya.

Korban pencabulan, bertambah, ponpes
Pengacara para korban, M Dhoufi

Dhoufi juga menjelaskan, dalam melancar aksi bejatnya, AM diduga mendatangi korban pencabulan menjelang tengah malam saat korban sedang tidur pulas.
“Santriwati dibujuk untuk taat terhadap gurunya supaya mendapatkan berkah dari kiai atau ustaz,” paparny

BACA JUGA :  Korcam PKH Kutorejo Ketahuan Merangkap jadi Supplier E-Warong

Sedangkan korban pertama adalah santriwati asal Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Gadis berusia 14 tahun 8 bulan itu diduga dicabuli sekaligus diperkosa oleh AM sejak 2018 sampai 2021.

Modusnya, AM diduga mencabuli korban yang tidur pulas di asrama santri putri, menjelang tengah malam. Saat korban terbangun, tersangka lantas mengajaknya ke kamar kosong di bagian belakang asrama.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra