info kecelakaan, berita hari ini, politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, viral, Indonesia, Internasional, terbaru, berita mojokerto, mojokerto” /> adalah portal berita Indonesia hari ini meliputi, berita politik, kriminal, hukum, peristiwa, terupdate, berita viral, dari Indonesia hingga Internasional, terbaru” />
ADVERTISEMENT

3 Kali SP Tak Digubris, Pembangunan Ruko di Kota Mojokerto Disegel Satpol PP

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest
satpol pp, sp, disegel, ruko
Foto Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto saat menyegel aktivitas pembangunan rumah toko (ruko) Jalan Pahlawan, Kota Mojokerto lantaran tidak memiliki izin, Senin (18/10/2021).

Mojokerto, Lenteramojokerto.com –Setelah 3 kali diberi surat peringatan (SP) namun tak digubris, aktivitas pembangunan rumah toko (ruko) Jalan Pahlawan, Kota Mojokerto akhirnya disegel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto  lantaran tidak memiliki izin, Senin (18/10/2021).

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Kota Mojokerto, Fudi Harijanto mengatakan, Penghentian itu dilakukan karena pemilik bangunan belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB),

BACA JUGA :  Kepala Dusun Ditemukan Tewas di Area Persawahan Trowulan

“Kami sudah memberikan peringatan tertulis sebanyak tiga kali, yakni pada tanggal 7 September, 6 Oktober dan terakhir 11 Oktober 2021,” katanya.

Dalam penjelasan Fudi menurut keterangan pemilik, ruko berlantai dua tersebut rencananya akan dipergunakan sebagai toko aksesoris handphone.

satpol pp, sp, disegel, ruko
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto saat menyegel aktivitas pembangunan rumah toko (ruko) Jalan Pahlawan, Kota Mojokerto lantaran tidak memiliki izin, Senin (18/10/2021).

“Rencananya pembangunan tersebut digunakan untuk toko aksesoris Handphone. tapi, pembangunan tersebut melanggar Perda nomor 3 tahun 2021 dan Perda nomor 5 tahun 2017” ucapnya.

BACA JUGA :  Kakek di Trowulan Ditemukan Tewas Gantung Diri

Masih kata Fudi, lantaran menabrak Perda, pihaknya lantas melakukan tindakan tegas dengan cara menyegel untuk sementara waktu sampai pemilik menyelesaikan IMB.

“bangunan tersebut disegel hingga ada izinnya, Kami lakukan tindakan tegas sesuai SOP,” jelasnya.

Ditambahkannya, sebelum dibangun menjadi ruko, bangunan tersebut adalah rumah. Sehingga, setiap perubahan bentuk maupun peruntuk banguanan harus mengurus IMB dahulu sebelum membangun.

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest

Berita Terkait

Menarik_ Lainnya

Berita Lainnya

Lentera Sastra